Ipemi Perluas Pasar UMKM Global Melalui Expo Budaya di Brunei Darussalam
Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) terus berupaya memperluas pasar UMKM global, salah satunya melalui Expo Indonesia’s Cultural Week 2025 di Brunei Darussalam. Inisiatif ini diharapkan membuka pintu bagi produk UMKM Indonesia ke kancah internas

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) secara aktif mendorong produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Indonesia untuk menembus pasar global. Upaya ini diwujudkan melalui perluasan akses dagang ke Brunei Darussalam, yang difasilitasi oleh Expo Indonesia’s Cultural Week 2025. Acara ini diselenggarakan bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas.
Ketua Umum Ipemi, Ingrid Kansil, menyatakan bahwa expo tersebut menjadi sarana penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. "Melalui expo ini, kita memperkenalkan kekayaan budaya, kerajinan tangan, fesyen Muslim, dan kuliner khas Indonesia kepada masyarakat Brunei Darussalam," ujarnya di Jakarta, Minggu (01/12).
Ipemi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pasar bagi produk-produk UMKM Indonesia agar mampu bersaing di pasar global. Sinergi antara Ipemi dan KBRI Bandar Seri Begawan dalam menggelar Expo Indonesia's Cultural Week 2025 merupakan langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.
Sinergi Ipemi dan KBRI Dorong UMKM
Ipemi bersama KBRI Bandar Seri Begawan sukses menyelenggarakan Expo Indonesia's Cultural Week 2025 di Onecity Shopping Complex, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Acara yang berlangsung selama lima hari, dari tanggal 26 hingga 30 November, ini menjadi platform utama bagi UMKM Indonesia.
Ingrid Kansil, didampingi Sekjen Ipemi Nurwahidah Saleh dan jajaran pengurus, turut hadir dalam expo tersebut. Kehadiran Wakil Kepala Perwakilan RI untuk Brunei Darussalam Roos Diana Iskandar juga menunjukkan dukungan penuh dari pihak kedutaan.
Tema "Indonesia's Culture Week" sangat relevan dengan misi Ipemi dalam memajukan UMKM Indonesia, khususnya yang dikelola oleh pengusaha Muslimah. Pendekatan budaya dan ekonomi kreatif menjadi kunci dalam strategi perluasan pasar ini.
"Expo ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan kolaborasi yang kita bangun, bahkan hingga ke mancanegara," kata Ingrid, menekankan pentingnya kerja sama lintas batas untuk pengembangan UMKM.
Expo sebagai Jembatan Pasar Global
Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi produk unggulan Indonesia, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya yang efektif. Ipemi memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan peran dan kontribusi pengusaha Muslimah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, menuju kemandirian ekonomi kreatif.
Ingrid Kansil, yang juga anggota DPR periode 2009-2014, menyebut kegiatan di Brunei ini sebagai jembatan penting. "Kegiatan di Brunei ini adalah jembatan penting untuk memperluas jejaring pasar global bagi produk-produk UMKM kita," ucapnya.
Melalui expo ini, Ipemi berharap tercipta peluang kerja sama baru, kemitraan bisnis, dan peningkatan ekspor produk Muslimah ke Brunei Darussalam serta pasar internasional lainnya. Pengusaha Muslimah didorong untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing.
Selama lima hari penyelenggaraan, Expo Indonesia's Cultural Week 2025 dipenuhi oleh pengunjung yang antusias. Mereka mengunjungi berbagai stan yang menawarkan kuliner, kerajinan tangan, kosmetik, dan fesyen khas Indonesia. Pertunjukan seni budaya juga turut memeriahkan suasana pameran, menambah daya tarik acara.
Komitmen Pemberdayaan Pengusaha Muslimah
Selain menghadiri pameran, Ingrid Kansil bersama pengurus Ipemi juga melakukan audiensi dengan Wakil Kepala Perwakilan RI untuk Brunei Darussalam, Roos Diana Iskandar. Audiensi ini berlangsung di Kedubes RI Bandar Seri Begawan.
Diskusi dalam audiensi tersebut berfokus pada sinergi antara Ipemi dan KBRI Bandar Seri Begawan. Keduanya berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan perempuan, khususnya dalam mencapai kemandirian para pelaku usaha perempuan Indonesia.
Ingrid Kansil berharap acara seperti ini memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM. "Saya berharap acara ini memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, dan mempererat hubungan persahabatan, serta kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Brunei Darussalam," pungkasnya.
Pesan Ingrid kepada seluruh pengusaha Muslimah yang terlibat adalah untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kualitas produk. Hal ini krusial agar produk UMKM Indonesia dapat bersaing secara global.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475928/original/032653900_1768693499-IMG-20260117-WA0238.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475924/original/031054700_1768690698-IMG-20260117-WA0172.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)











