Sorot
{{caption}}
Banjir Besar Kepung Jati Agung Lampung Selatan, Warga Dievakuasi dari Atap Rumah

{{caption}}
Proyek Pasar Rp 10 Miliar Era Ridwan Kamil di Sukabumi Kini Sepi dan Ditinggal Pedagang

{{caption}}
Badai Cedera Barcelona Jadi Tanggung Jawab Hansi Flick

{{caption}}
Barcelona Gelar Pemilihan Presiden, Masa Depan Hansi Flick Bisa Terancam Jika Joan Laporta Kalah

{{caption}}
Menko Yusril Sebut Prabowo Bisa Rehabilitasi Delpedro Cs Usai Vonis Bebas

{{caption}}
Alasan Polisi Tahan Richard Lee

Topik Terkait
{{caption}}
Di ISF 2024, Anak Buah Luhut Bongkar Penyebab Utama Polusi Udara di Jakarta

Rachmat menyebut, polusi udara di Jakarta di sebabkan oleh emisi kendaraan bermotor dengan BBM berbasis fosil dan pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU).

{{caption}}
Menyikapi Masalah Kualitas Udara Buruk di Jakarta, Luhut Mengusulkan Peningkatan Penggunaan Kendaraan Listrik

Luhut menyoroti, indeks kualitas udara Jakarta berkisar 170-200.

{{caption}}
Mendukung Strategi Pemerintah Kurangi Polusi Jakarta dan Mempercepat Transisi ke Energi Terbarukan

Inisiatif itu untuk mempercepat penutupan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya.

{{caption}}
Luhut Singgung Kualitas Udara di IKN Lebih Baik Dibanding Singapura

Untuk memperbaiki kualitas udara di kota-kota besar seperti Jakarta, pemerintah berencana untuk menutup Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

{{caption}}
Jakarta Makin Penuh Polusi, Menko Luhut Usul Kendaraan Listrik Diperbanyak hingga Tutup PLTU Suralaya

Luhut berencana mobil listrik boleh melintas bebas di jalur ganjil genap saat jam sibuk.

{{caption}}
Jakarta Kembali Menjadi Kota Paling Berpolusi Dunia, Apa Penyebab Sebenarnya?

Kegiatan industri serta penggunaan kendaraan bermotor juga menjadi faktor pemicu utama buruknya kualitas udara Jakarta.

{{caption}}
Biang Kerok Kualitas Buruk Udara DKI Jakarta

CREA menyebut PLTU sebagai sumber polutan utama karena tidak punya alat pantau real time.

{{caption}}
Bicara Soal Polusi, Luhut Ungkap Hasil Uji Emisi di Jakarta

Luhut melihat sampai hari ini penyebab utama polusi paling banyak masih berasal dari pembuangan emisi karbon pada sektor transportasi.

{{caption}}
Penelitian: Ini yang Terjadi Jika Indonesia Tanpa PLTU Batu Bara

PLTU Batu Bara berdampak pada kesehatan masyarakat. Sehingga tanpa PLTU, dapat menekan biaya kesehatan.

{{caption}}
ESDM dan PLN Berkolaborasi Antisipasi Kelangkaan Batu Bara PLTU

Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) intensif berkomunikasi untuk antisipasi kelangkaan batu bara PLTU, memastikan pasokan energi primer terpenuhi demi stabilitas listrik nasional.

{{caption}}
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur Ketenagalistrikan Kepulauan Talaud, Pastikan Pasokan Listrik Berkelanjutan

PT PLN (Persero) melalui UIP Sulawesi serius perkuat infrastruktur ketenagalistrikan kepulauan, khususnya di Talaud, dengan rencana pembangunan PLTU 2x3 MW dan sinergi pemerintah daerah untuk pasokan listrik berkelanjutan.

{{caption}}
PLN EPI Gandeng Perusahaan Korea Kembangkan Bioenergi untuk Cofiring PLTU

Biomassa memiliki peran strategis sebagai solusi transisi energi karena dapat langsung diimplementasikan menggunakan infrastruktur pembangkit eksisting.

{{caption}}
Gandeng 5 Mitra Strategis, PLN EPI Perkuat Pasokan dan Pengembangan Ekosistem Biomassa untuk PLTU

Upaya pemanfaatan biomassa untuk sustainibilitas pasokan harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap tata ruang dan regulasi.

{{caption}}
Gandeng Panah Perak, PLN EPI Target Penggunaan Biomassa 3 Juta Ton untuk Cofiring PLTU

Pada 2025, PLN EPI menargetkan penggunaan biomassa mencapai 3 juta ton, hampir dua kali lipat dibanding realisasi tahun sebelumnya.

{{caption}}
Info Terbaru dari Menko Airlangga: Pensiun Dini PLTU Cirebon Batal

Menurut Airlangga, PLTU Cirebon-1 masih memiliki usia operasional yang panjang dan telah menggunakan teknologi critical serta super critical.

{{caption}}
Kejati DKI Geledah Gedung Office 88 Kokas & 2 Rumah Mewah Terkait Dugaan Korupsi Mark Up Migrasi Pembangkit Unit PLTU Suralaya

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor: PRINT-07/M.1/Fd.1/02/2026 tanggal 24 Februari 2026

Trending Now