Pandemi Pernah Diramal Bill Gates, Tapi Dunia Tak Mendengarkan
Bill Gates telah lama memperingatkan dunia tentang potensi pandemi, jauh sebelum COVID-19 menyerang.

Pendiri Microsoft, sekaligus filantropis dunia, Bill Gates mendatangi Indonesia pada Rabu (7/5). Di hari pertama dia tiba, langsung disambut Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Selanjutnya, konglomerat dunia itu mengunjungi sekolah untuk memantau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di luar aktivitasnya selama di Indonesia, nama Bill Gates pernah menjadi trending pembicaraan dunia karena "ramalannya" tentang pandemi.
Dilansir CBS, Bill Gates, pendiri Microsoft dan filantropis terkemuka, telah memperingatkan tentang potensi pandemi global selama bertahun-tahun. Peringatan ini bukanlah hal baru, melainkan sebuah seruan yang disampaikan melalui berbagai platform, termasuk pidato TED Talk yang terkenal pada tahun 2015. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa dunia belum siap menghadapi kemungkinan wabah penyakit menular yang mematikan.
"Dampak dari epidemi besar, seperti epidemi flu, akan sangat fenomenal karena semua rantai pasokan akan terputus . Akan ada banyak kepanikan. Banyak sistem kita akan kelebihan beban," kata Gates kepada CBS News dari Forum Ekonomi Dunia 2017 di Davos, Swiss. "Namun, karena siap menghadapi epidemi dengan ukuran yang berbeda-beda, masih banyak lagi yang harus kita lakukan."
Gates menjelaskan bahwa kurangnya investasi dalam sistem pencegahan epidemi sangat mencolok jika dibandingkan dengan investasi dalam penanggulangan ancaman lain, seperti senjata nuklir. Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa jika tidak ada langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan kesiapsiagaan, dunia akan menghadapi konsekuensi yang sangat serius.
Setelah pandemi COVID-19 melanda, Gates kembali menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi pandemi. Ia merasa bahwa peringatan yang telah disampaikannya selama ini terbukti akurat dan relevan. Bersama dengan Yayasan Bill & Melinda Gates Foundation, Gates memberikan sumbangan besar untuk membantu memerangi penyebaran virus dan mengembangkan vaksin yang diperlukan untuk melindungi populasi dunia.
Peringatan dan Teori Konspirasi
Meskipun peringatan-peringatan Gates terbukti tepat, hal ini juga memicu munculnya berbagai teori konspirasi yang menghubungkannya dengan asal-usul virus corona. Banyak orang mulai mempertanyakan peran Gates dalam pandemi, meskipun tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut. Teori-teori ini menyoroti bagaimana informasi yang tidak akurat dapat menyebar dengan cepat, terutama di era digital saat ini.
Gates sendiri menanggapi teori-teori konspirasi ini dengan tenang, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pada upaya untuk mengatasi pandemi dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan wabah di masa depan. Dalam pandangannya, penting untuk mengedukasi masyarakat tentang fakta-fakta yang benar dan mengabaikan informasi yang tidak berdasar.
Dampak Jangka Panjang Pandemi
Selain memprediksi pandemi, Gates juga memproyeksikan dampak jangka panjang yang akan ditimbulkan oleh COVID-19 terhadap kesehatan global. Ia menyatakan bahwa pandemi ini telah menyebabkan kemunduran 25 tahun dalam kemajuan kesehatan global. Banyak program kesehatan yang telah berjalan selama bertahun-tahun terpaksa dihentikan atau mengalami penurunan, yang berdampak pada banyak masyarakat di seluruh dunia.
Gates juga memprediksi bahwa dunia akan membutuhkan waktu 2-3 tahun untuk pulih dari pandemi dan kembali ke jalur kemajuan dalam meningkatkan kesehatan global. Dalam pandangannya, pemulihan ini tidak hanya bergantung pada pengembangan vaksin, tetapi juga pada upaya untuk memperkuat sistem kesehatan di seluruh dunia agar lebih siap menghadapi tantangan serupa di masa depan.
Ancaman Bioterorisme di Masa Depan
Lebih lanjut, Gates memperingatkan tentang ancaman bioterorisme sebagai potensi ancaman kesehatan global di masa depan. Ia menekankan bahwa selain penyakit menular alami, ada kemungkinan bahwa kelompok-kelompok tertentu dapat menggunakan bioteknologi untuk menciptakan dan menyebarkan agen penyakit yang berbahaya. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan investasi dalam sistem kesehatan global menjadi sangat penting.
"Jika ada yang membunuh lebih dari 10 juta orang dalam beberapa dekade mendatang, kemungkinan besar itu adalah virus yang sangat menular, bukan perang." Meskipun dunia baru-baru ini berhasil menahan wabah Ebola yang mematikan, Gates mengatakan pandemi di masa mendatang bisa jauh lebih buruk.
Walaupun Gates telah memperingatkan kemungkinan pandemi, ia tidak pernah meramalkan secara spesifik kapan dan bagaimana pandemi akan terjadi. Peringatannya lebih berfokus pada pentingnya kesiapsiagaan dan investasi dalam sistem kesehatan global untuk mencegah dan menanggulangi wabah penyakit menular di masa depan.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480209/original/055827300_1769049427-53be1b51-4a07-4337-a7d7-3ea2480321b2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1450885/original/093154300_1483085823-20161230-Malam-Tahun-Baru-Jakarta-Transjakarta-YR4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3938377/original/044594100_1645165608-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480146/original/095838700_1769044195-142322.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480126/original/052038900_1769043330-PHOTO-2026-01-21-23-03-35.jpg)
















