Pasokan BBM Sumbar Dipastikan Normal Kembali, Antrean Panjang Segera Terurai
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Barat (Sumbar) akan segera berakhir. Pasokan BBM Sumbar dipastikan normal setelah kapal pengangkut bersandar, mengurai antrean panjang di SPBU.

Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan segera normal. Kelangkaan solar yang sempat memicu antrean panjang di berbagai SPBU kini mulai teratasi secara bertahap. Kapal pengangkut BBM telah berhasil bersandar di Teluk Kabung, membawa harapan baru bagi masyarakat.
Keterlambatan distribusi BBM subsidi ke Integrated Terminal Teluk Kabung sebelumnya menjadi pemicu utama kelangkaan ini. Kondisi cuaca buruk yang melanda Ranah Minang menghambat perjalanan kapal pengangkut. Akibatnya, hampir 19 kabupaten dan kota di Sumbar mengalami dampak signifikan terhadap ketersediaan energi.
Namun, dengan bersandarnya kapal tersebut, kebutuhan BBM di Sumbar diperkirakan akan kembali stabil dalam dua hari ke depan. Pertamina juga telah berupaya keras dengan meminta bantuan pasokan dari daerah tetangga. Langkah-langkah ini diharapkan dapat segera mengurai antrean panjang kendaraan yang sempat terjadi.
Upaya Pertamina Atasi Kelangkaan Pasokan BBM Sumbar
Kelangkaan BBM di Sumatera Barat sebelumnya disebabkan oleh terlambatnya pasokan subsidi ke Integrated Terminal Teluk Kabung. Keterlambatan ini murni karena faktor alam, yaitu cuaca buruk yang menghambat pelayaran kapal pengangkut. Kondisi ini sempat membuat masyarakat panik dan menimbulkan antrean panjang di banyak SPBU.
Pertamina Patra Niaga, melalui Sales Area Manager Retail Sumatera Barat Fakhri Rizal Hasibuan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Mereka bahkan meminta bantuan pengiriman dari Riau, Jambi, hingga Sibolga untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Meskipun demikian, pasokan tambahan tersebut masih belum mencukupi secara optimal.
"Pertamina sudah berusaha meminta bantuan ke tiga daerah itu tapi memang tidak cukup. Tapi, alhamdulillah tadi malam kapal pengangkut BBM sudah sampai," ujar Andre Rosiade. Pernyataan ini menegaskan bahwa solusi utama adalah kedatangan kapal pengangkut BBM yang telah ditunggu-tunggu.
Selain itu, Integrated Terminal Teluk Kabung di Kota Padang telah beroperasi 24 jam sejak 7 November lalu untuk mempercepat distribusi. Tujuannya adalah meningkatkan penjualan dan penyaluran BBM hingga 16 persen ke seluruh SPBU yang ada di Ranah Minang. Langkah ini krusial untuk pemulihan pasokan BBM Sumbar.
Stok BBM Aman dan Prediksi Normalisasi Distribusi
Setelah kapal pengangkut BBM bersandar, stok BBM jenis solar di Sumatera Barat dipastikan mencukupi. Andre Rosiade menegaskan bahwa pasokan solar akan aman untuk 12 hari ke depan. Informasi ini diharapkan dapat menenangkan masyarakat yang khawatir akan kelanjutan kelangkaan dan ketersediaan energi.
Kunjungan kerja Andre Rosiade ke salah satu SPBU di Kota Padang juga bertujuan untuk memantau langsung kondisi di lapangan. Ia ingin memastikan bahwa upaya percepatan distribusi benar-benar berjalan efektif. Antrean panjang yang sebelumnya terlihat di berbagai titik diharapkan segera menghilang sepenuhnya.
Fakhri Rizal Hasibuan dari Pertamina Patra Niaga juga mengonfirmasi bahwa masyarakat tidak perlu panik. "Masyarakat tidak perlu panik karena kami sedang melakukan pemulihan. Selain itu, pasokan pertalite dan solar juga aman untuk 12 hari ke depan," jelasnya. Ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan BBM.
Dengan langkah-langkah proaktif ini, distribusi BBM di seluruh SPBU di Sumbar diharapkan kembali normal dalam waktu dekat. Pemulihan pasokan BBM Sumbar menjadi prioritas utama untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Situasi pasokan BBM yang stabil sangat penting bagi roda perekonomian daerah.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481543/original/024998500_1769136804-1001542045.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481384/original/056287400_1769093956-147763.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481493/original/017421000_1769135268-000_34L79R7.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5315719/original/090106300_1755168093-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__14_of_75_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481035/original/045466500_1769074755-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_1.04.34_PM.jpeg)











