Update Terbaru: 57 Perusahaan Komitmen Investasi di IKN, Total Nilai Rp72 Triliun
Otorita IKN turut memastikan kemudahan dalam proses perizinan dan pendampingan bagi investor, sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih cepat dan tepat.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan perkembangan investasi di Ibu Kota Nusantara yang terus menunjukkan tren positif. Hingga awal 2026, tercatat sebanyak 57 perusahaan telah berkomitmen berinvestasi dengan nilai mencapai sekitar Rp72 triliun.
"Saat ini, sampai dengan awal 2026 sudah ada komitmen dari 57 perusahaan dengan total investasi swasta murni sebesar Rp72 triliun," kata Basuki dikutip dari siaran persnya, Rabu (25/2).
Menurut dia, peningkatan komitmen investasi swasta tersebut karena semakin masifnya pembangunan di IKN. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mengunjungi IKN beberapa waktu lalu.
"Pembangunan IKN ini juga semakin meningkat dari aspek kepercayaan masyarakatnya termasuk dalam bidang usaha, apalagi dengan adanya Perpres No 79 serta kehadiran Bapak Presiden dan Wakil Presiden," jelasnya.
Selain itu, Otorita IKN turut memastikan kemudahan dalam proses perizinan dan pendampingan bagi investor, sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih cepat dan tepat. Komitmen kuat juga ditunjukkan oleh para pelaku usaha yang terlibat.
Teken 3 Perjanjian Kerja Sama
Basuki mengumumkan bahwa Otorita IKN menandatangani tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama sejumlah investor di Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Rabu (25/2).
"Penandatanganan ini menjadi langkah untuk mendorong berbagai proyek investasi ke depan sekaligus menghadirkan fasilitas penunjang bagi masyarakat di kawasan Nusantara," ujar dia.
Sejumlah investor yang menandatangani PKS tersebut, di antaranya PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, serta PT Borneo Berkah Abadi.
Tiga kerja sama ini mencakup pembangunan fasilitas komersial dan layanan publik, mulai dari pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, hingga fasilitas olahraga yang tersebar di wilayah pengembangan 1A dan 1C.
Dirancang untuk Kebutuhan Sehari-hari
Seluruh proyek ini dirancang untuk mendukung kebutuhan sehari-hari penghuni kawasan, termasuk aparatur sipil negara (ASN) atau PNS dan masyarakat yang berada di Kawasan Nusantara.
Basuki memastikan pembangunan fasilitas komersial, sosial, serta pendukung lainnya di IKN akan terus didorong. Hal ini untuk mendukung tumbuhnya ekosistem kawasan perkotaan serta meningkatkan aktivitas ekonomi di IKN.
"Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik Ibu Kota Nusantara sebagai pusat peradaban baru di Indonesia," tutur Basuki.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522986/original/073438100_1772784377-20260306_123137.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522505/original/077909700_1772767675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-06T102620.434.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5261713/original/017908800_1750682486-AP23215607070697.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520761/original/097055300_1772636773-Apple-MacBook-Neo-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5009213/original/050665200_1731817568-20241117-Konser_Isyana-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5348217/original/023747500_1757803800-AP25256710850102.jpg)






















