Konferensi bebas nuklir Timur Tengah

PBB
Keterangan gambar, Kesepakatan konperensi NPT dianggap sebagai batu loncatan.

Negara-negara penandatangan Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT) sepakat untuk mengupayakan kawasan bebas nuklir di Timur Tengah

Dalam pertemuan di markas besar PBB di New York, mereka sepakat untuk menggelar konferensi pada 2012 yang dihadiri negara-negara Timur Tengah, termasuk Iran, untuk menciptakan kawasan bebas nuklir.

Dokumen yang disepakati juga menyebutkan Israel seharusnya menandantangani NPT.

Presiden Barack Obama mendukung kesepakatan ini namun menentang dengan tegas penyebutan Israel secara khusus.

Amerika Serikat berpendapat rujukan khusus tersebut bisa menghambat upaya untuk membujuk Israel agar menghadiri konferensi 2012.

Batu loncatan

Kesepakatan ini dianggap sebagai batu loncatan dalam upaya perlucutan nuklir global, seperti dilaporkan wartawan BBC di New York, Barbara Plett.

Dalam dokumen yang disepakati, disebutkan Sekjen PBB akan mengatur pertemuan dengan negara-negara Timur Tengah untuk pembentukan kawasan bebas senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya.

"Semua mata di dunia, kini memperhatikan kita," kata presiden konferensi NPT, Libran Cabactulan, dari Filipina.

Sementara itu Mesir, atas nama Gerakan Non Blok yang beranggotakan 118 negara, menyambut baik kesepakatan.

"Sebagai langkah penting menuju perwujudan maksud dan tujuan dari traktat," kata Duta Besar Mesir untuk PBB, Maged Abedelaziz.

Para diplomat dalam konferensi ini melakukan perundingan hingga Kamis larut malam sebelum dilanjutkan kembali pada Jumat.

Salah satu isu yang sempat menghambat adalah melibatkan Israel -yang belum menandatangi NPT- dan diperkirakan memiliki senjata nuklir namun tidak pernah mengakuinya.

Presiden Mahmoud Ahmadinejad
Keterangan gambar, Iran menegaskan program nuklirnya untuk kebutuhan energi.

Negara-negara Arab dan sekutu Israel harus bekerja keras untuk mencapai kesepakatan mengenai kalimat yang bisa disepakati mengenai kawasan bebas senjata nuklir.

Kerangka waktu

Iran menyampaikan tuntutan pada saat-saat terakhir agar lima negara yang mengakui kepemilikan senjata nuklir sepakat untuk menetapkan kerangka waktu dalam melucuti senjata mereka.

Dalam dokumen akhir yang disepakati, tidak disebutkan kerangka waktu namun kelima negara memilki komitmen untuk mempercepat kemajuan yang nyata dalam mengurangi senjata nuklir dan melaporkannya pada tahun 2014.

Iran berulang kali menghadapi pertanyaan tentang senjata nuklirnya. Negara-negara Barat yakin Iran bertujuan membangun senjata nuklir, namun Iran menegaskan proyek nuklirnya hanya untuk kebutuhan energi.

Pemerintah Teheran -yang sudah menandatangani NPT- juga menegaskan tetap berpegang pada kewajiban dalam traktat.

India, Pakistan, Korea Utara dan Israel -yang diketahui maupun diduga memiliki senjata nuklir- bukan penandatangan NPT.

konferensi NPT digelar setiap lima tahun sekali dan konferensi 2005 lalu gagal mencapai kesepakatan bersama.