Liga Arab sepakat perundingan langsung

Para menteri negara-negara Arab yang bertemu di Kairo menyepakati upaya menggelar kembali pembicaraan langsung Palestina dengan Israel.
Amerika Serikat selama ini memang menekan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, untuk memulai kembali perundingan langsung yang terhenti tahun 2008.
Abbas menuntut agar pembangunan pemukiman dibekukan dan kondisi kembali ke perbatasan 1967 sebagai syarat untuk perundingan langsung.
Namun dengan kesepakatan Liga Arab ini, kemungkinan pembicaraan langsung Palestina dan Israel bisa terlaksana dalam beberapa bulan mendatang.
Wartawan BBC di Kario, Jon Leyne, melaporkan Washington -yang amat keras mendesak agar pembicaraan langsung dimulai kembali- tentu sangat gembira dengan hasil pertemuan ini.
Bagaimanapun Liga Arab menyerahkan kepada Mahmoud Abbas untuk memutuskan kapan pembicaraan tersebut seyogyanya diselenggarakan dan masalah apa saja yang akan dibahas.
Dengan demikian pemimpin Palestina tersebut akan kembali ke Ramallah untuk berbicara dengan berbagai faksi Palestina agar mendukung keputusan Liga Arab tersebut.
Sementara itu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara terbuka mengatakan keinginan agar pembicaraan langsung itu bisa dimulai secepat mungkin.
Dalam pernyataan untuk menanggapi keputusan Liga Arab, kantor PM Israel menyebutkan kesiapan untuk memulai perundingan langsung dan terus terang dengan Otorita Palestina.





























