Peraturan untuk membuka usaha di Kuba

Kuba
Keterangan gambar, Sebanyak 1,5 juta lapangan kerja negara akan hilang tahun depan.

Pihak berwenang Kuba telah menetapkan seperangkat peraturan yang diharapkan bisa mentransformasi perekonomian negara itu.

Dengan peraturan baru tersebut maka individu akan diizinkan untuk mendirikan perusahaan dan mencari pekerjaan baru yang bukan di sektor negara.

Tujuaannya adalah untuk mengisi kekosongan atas 1,5 juta lapangan kerja negara yang akan ditutup Maret tahun depan, seperti dilaporkan wartawan BBC di Havana, Michael Voss.

Menurut media resmi pemerintah, akan ada sekitar 100 peraturan baru tentang perusahaan.

Dalam peraturan itu juga akan diatur bahwa orang yang membuka usaha akan membayar pajak pendapatan yang bisa mencapai 50% dan masih ditambah dengan pajak untuk jaminan sosial sebesar 25%.

Perusahaan yang hanya meraih sekitar US$500 per tahun harus membayar pajak sekitar 25% sedangkan yang mendapat US$ 2.500 dikenakan pajak 50%.

Konsentrasi kekayaan

Pajak yang tinggi untuk unit usaha yang mendapat pemasukan besar dimaksudkan untuk menghindarkan konsentrasi kekayaan pada individu maupun kelompok tertentu.

Pajak merupakan konsep baru untuk negara komunis Kuba dan sebagian besar warganya bekerja untuk negara, dengan penghasilan rata-rata sekitar US$20.

Peraturan baru juga akan menetapkan pemotongan harga untuk bahan baku, transportasi, serta biaya-biaya bisnis lain.

Usaha kecil dan menengah di Kuba ditutup oleh Fidel Castro pada tahun 1968.

Sejauh ini belum ada orang yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan lisensi usaha, namun dengan keluarnya peraturan ini, wartawan kami di Havana memperkirakan tinggal menunggu beberapa minggu saja.