Korban kolera Haiti bertambah

Haiti flood
Keterangan gambar, Resiko kolera semakin meningkat akibat banjir

Angka kematian akibat epidemi kolera di Haiti kini mencapai 500 jiwa, demikian pernyatan kementerian kesehatan negara itu.

617 lainnya dinyatakan terinfeksi, sehingga total yang terpapar mencapai 7.359, tambah kementerian.

Berita ini muncul ditengah-tengah upaya otoritas setempat dan lembaga bantuan untuk mencoba memberikan air bersih untuk dikonsumsi di kawasan yang terkena dampak terparah akibat Badai Tomas.

Lembaga donor, Save the Children, mengatakan di Leogane, jalan-jalan berubah menjadi ''sungai'' dan lebih dari 35.000 orang mengungsi.

Wartawan BBC di Leogane melaporkan tinggi air mencapai lutut, dan warga mengkhawatirkan resiko tertular penyakit.

Banjir juga melanda Les Cayes, Jacmel dan Gonaives, sedangkan banyak kota di pegunungan yang tersapu oleh tanah longsor.

'Resiko tambahan'

Ada sejumlah bantuan pada Jumat kemarin setelah Badai Tomas melintas kota Port-au-Prince tempat dimana ratusan tenda masih berdiri-tempat dimana 1,3 juta korban gempa bumi Januari silam tinggal.

Bagaimanapun, perhatian kemudian beralih untuk mencegah penyebaran kolera, yang disebabkan oleh bakteria yang mengkontaminasi air atau makanan, di kondisi yang tidak sehat.

Kolera menyebabkan muntaber, dehidrasi parah dan menyebabkan kematian dengan cepat.

Seorang juru bicara Organisasi Kesehatan Pan-Amerika, Christian Lindmeier, mengatakan kepada kantor berita Reuters ''Kolera adalah penyakit yang dibawa oleh air dan ini berarti semakin banyak air maka akan menambah resiko''.

"Kami sudah menduga angka infeksi akan meningkat karena banjir dan kondisi sanitasi yang buruk di sejumlah kawasan,'' katanya.

Di kota Saint Marc, di kawasan utara tempat dimana wabah ini bermula tiga pekan lalu, seorang dokter Kuba yang bertanggung jawab di rumah sakit lokal mengatakan kasus kolera semakin meningkat pasca badai tropis.

"Situsi disini setelah badai semakin memburuk,'' kata Dr Buenaventura Sanchez kepada Associated Press.

"Kami melihat angka kasus meningkat dari hari sebelumnya, dan kami juga sudah melihat ada kasus kolera dengan demam tipus dalam waktu bersamaan.''

Seperti kolera, penyakit tipus juga disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi dari orang yang terinfeksi, atau jika air pembuangan kotoran masuk kedalam air yang digunakan untuk minum atau mencuci makanan. Penyakit ini juga bisa berakibat fatal jika tidak mendapatkan perawatan yang layak.

Gary Shaye, direktur Save the Children di Haiti mengatakan ribuan anak di Leogane kini terancam penyakit diare.

Jumat kemarin, pemerintah Haiti dan PBB mengharapkan bantuan dari negara donor sebesar US$19 juta untuk bantuan kemanusian yang mendesak.