Tunisia coba tahan bekas presiden Ben Ali

Ben Ali kini hidup di luar negeri
Keterangan gambar, Setelah lengser, Ben Ali kini hidup di luar negeri

Tunisia menerbitkan surat perintah penahanan internasional untuk presiden terguling Zine al-Abidine Ben Ali dan keluarganya, kata pejabat.

Menteri Kehakiman, Lazhar Karoui Chebbi, mengatakan Tunisia meminta Interpol agar menahan Ben Ali, yang melarikan diri ke Arab Saudi awal bulan ini di tengah gelombang protes di jalan-jalan ibukota, Tunis.

Chebbi mengatakan Ben Ali akan diadili atas dakwaan pencurian properti dan pengalihan mata uang asing ke luar negeri.

Chebbi mengumumkan langkah pemerintah persatuan nasional ketika demonstrasi antipemerintah berlanjut di negaranya.

Pemerintah juga meminta beberapa angota Ben Ali, termasuk istrinya Leila Trabelsi, dihukum.

Kalangan wartawan mengatakan kebanyakan sumber kemarahan terhadap Ben Ali adalah rumor bahwa dia dan keluarganya menggunakan masa jabatannya untuk memperkaya diri.

Chebbi menambahkan tujuh anggota keluarga Ben Ali tengah di tahan, namun beberapa orang lain kabur negara lain.

Sebanyak enam anggota satuan pengawal kepresidenan Ben Ali akan diadili atas tuduhan ''bersekongkol melawan aparat keamanan negara dan mengadu warga dengan senjata''.

Keenam orang tersebut telah ditahan.