Inggris interogasi Menlu Libia

Sumber gambar, BBC World Service
Aparat pemerintah Inggris saat ini tengah menanyai Menteri Luar Negeri Libia Moussa Koussa yang mengaku membelot dari rezim Moammar Gaddafi.
Menurut Kementerian Luar Negeri Inggris, Moussa tiba di banda udara Farnborough, London dari Tunisia, Rabu (30/3) malam waktu setempat.
Namun, pemerintah Libia tidak mengakui pembelotan Koussa dengan menyatakan bahwa menteri berusia 60 tahun itu sedang melakukan sebuah misi diplomatik.
"Moussa Koussa adalah salah satu tokoh paling senior dalam pemerintahan Gaddafi. Perannya adalah mewakili rezim Gaddafi di dunia internasional, sebuah peran yang tak diinginkannya lagi sekarang," kata seorang juru bicara Kemenlu Inggris.
"Sejauh ini dia mengatakan sudah melepaskan jabatannya. Kami saat ini tengah menanyainya dan segera memberikan detil hasil pemeriksaan ini," tambah dia.
Kementerian Luar Negeri Inggris juga mengimbau para pengikut Gaddafi untuk meninggalkan pemimpinnya itu dan memberikan jalan transisi kepemimpinan secara damai.
"Kami mengimbau semua pendukung Gaddafi untuk meninggalkan dia dan menyongsong masa depan baru Libia dengan memberikan jalan untuk transisi kepepimpinan dan reformasi seperti dituntut rakyat," tambah sang juru bicara.
Pembelotan Moussa Koussa ini terjadi saat pasukan oposisi dipukul mundur pasukan pro Gaddafi di kota Brega. Pemberontak kini kehilangan cengkeramannya di pelabuhan minyak Ras Lanuf dan kota Bin Jawad.
Sementara itu di kawasan barat, kota Misrata yang masih dikuasai pemberontak kini tengah berada dalam serangan gencar pasukan pro Gaddafi.





























