Inggris usir dubes Libia di London

Sumber gambar, BBC World Service
Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan hari Minggu (1/5) dia mengusir duta besar Libia untuk Inggris setelah serangan terhadap komplek kediaman duta besar Inggris di Tripoli.
Hague mengatakan dalam satu pernyataan bahwa dia mengutuk serangan terhadap gedung-gedung milik kedutaan Ingris di Tripoli dan juga serangan terhadap gedung-gedung perwakilan diplomatik negara-negara lain.
Dia mengatakan serangan itu memaksa dia mengusir Dubes Libia, Omar Jelban, yang diberi waktu 24 jam untuk keluar dari Inggris.
Serangan terhadap misi diplomatik melanggar Konvensi Jenewa, tambah Menlu Hague.
"Konvensi Jenewa mewajibkan rezim Gaddafi melindungi perwakilan diplomatik di Tripoli," kata Hage dalam satu pernyataan.
"Kegagalan melakukan ini berarti rezim Libia sekali lagi melanggar kewajiban dan tanggung jawab internasionalnya."
Inggris saat ini tidak menempatkan diplomat di Tripoli.
Inggris memainkan peran sangat penting dalam aksi militer Nato terhadap pasukan pemerintah Libia sejak dikeluarkan resolusi Dewan Keamanan PBB pada 17 Maret yang memberikan mandat untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk melindungi warga sipil di negara Afrika Utara tersebut.
Hari Minggu, PBB juga menyatakan menarik seluruh staf asingnya dari ibukota Libia, Tripoli, setelah sebagian fasilitas lembaga internasional tersebut di sana diserang oleh massa warga yang marah.





























