Tepco tunda upaya pendinginan Fukushima

Sumber gambar, BBC World Service
Para teknisi Jepang menangguhkan upaya terbaru mereka untuk menstabilkan sebuah reaktor yang rusak di PLTN Fukushima.
Perusahaan operator PLTN tersebut, TEPCO, sebelumnya berencana mendinginkan reaktor nomor 1 itu dengan mengisi sebuah ruangan dengan air.
Tetapi TEPCO mengatakan batang-batang bahan bakar yang lumer membuat lubang di ruangan itu, sehingga 3.000 ton air yang terkontaminasi bocor ke ruang bawah tanah gedung reaktor.
PLTN itu rusak berat akibat gempa bumi dan tsunami tanggal 11 Maret lalu.
Sistem pendingin reaktor rusak, batang-batang bahan bakar terkena panas dan upaya mengeluarkan tekanan di ruangan itu menyebabkan ledakan di gedung-gedung tempat reaktor.
Pemerintah Jepang dan TEPCO mengatakan penghentian dengan pendinginan baru bisa dicapai bulan Januari depan.
Juru bicara pemerintah Goshi Hosono mengatakan pukulan terbaru itu tidak akan mempengaruhi batas waktu tersebut.
"Kami ingin mematuhi kerangka waktu tersebut, tetapi di saat yang bersamaan kami akan harus mengubah pendekatan," katanya.
TEPCO mengatakan mereka akan mengajukan rencana baru untuk menstabilkan reaktor itu pada hari Selasa (17/5).
Televisi pemerintah Jepang NHK melaporkan TEPCO sekarang sedang mempelajari sebuah rencana untuk mengalirkan air dari ruang bawah tanah lewat sebuah penyaring dekontaminasi kembali ke reaktor.





























