Tank-tank Suriah 'tembaki' kota perbatasan

Sumber gambar, AFP
Seorang pejabat keamanan Libanon kepada BBC mengatakan tank-tank Suriah menghujani kota perbatasan Al Ridha dengan tembakan Rabu malam hingga Kamis pagi.
Saksi mata mengatakan ia mendengar ledakan keras dan melihat asap di kota tersebut.
"Bunyi tembakan terdengar mulai tadi malam hingga hari Kamis ini," katanya melalui sambungan telepon dari perbatasan Suriah dan Libanon.
"Asap yang saya lihat besar kemungkinan dari rumah-rumah yang terbakar," tambahnya.
Kota lain dekat perbatasan dengan Libanon, Tel Kalakh, dikepung selama beberapa hari, memaksa ribuan warganya pergi mengungsi.
Seorang pegiat HAM mengatakan kepada kantor berita AP, bentrok semalam di Tel Kalakh menewaskan delapan orang.
Pada hari Rabu (18/5) pemerintah Amerika Serikat menerapkan sanksi pertama terhadap Presiden Suriah Bashar al Assad atas pelanggaran hak asasi manusia.
Damaskus mengatakan sanksi ini adalah bagian dari strategi AS untuk memenuhi kepentingan Israel.
"Sanksi tersebut tidak akan mengurangi kemandirian Suriah," demikian pernyataan yang dikeluarkan kantor berita pemerintah.
Pernyataan ini juga menuduh AS mengambil standar ganda karena AS tidak menghoramti HAM dengan membunuh warga sipil di Afghanistan, Irak, dan Libia.
Dalam perkembangan terkait Uni Eropa berupaya mengeluarkan sanksi putaran kedua terhadap Presiden Assad.





























