Warga Suriah mengungsi ke Turki

Sumber gambar, none
Ratusan warga Suriah melarikan diri ke perbatasan Turki karena kekerasan di negaranya.
Banyak orang mengatakan mereka meninggalkan kota Jisr al-Shughour karena pihak militer diperkirakan akan menyerang setelah puluhan tentara dilaporkan dibunuh di tempat tersebut.
Penduduk yang tersisa di kota tersebut membuat penghambat jalan untuk mencegah pihak keamanan masuk.
Turki mengatakan tidak akan menutup perbatasan bagi orang-orang yang mencari perlindungan.
Berbicara pada konferensi pers di Ankara, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki mengamati perkembangan keadaan dan meminta Damaskus untuk menahan diri.
Inggris dan Prancis semakin mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan pemungutan suara guna mengutuk penindasan pemerintah Suriah terhadap kerusuhan yang sudah berlangsung berbulan-bulan.
Inggris berencana mengajukan rancangan resolusi hari Rabu (8/6), tetapi berbeda dengan Libia, usulan tersebut tidak akan mengusulkan aksi militer terhadap Damaskus atau pengenaan sanksi.

























