AS peringatkan operasi militer Suriah di perbatasan

Sumber gambar, BBC World Service
AS menunjukkan kepedulian terhadap laporan-laporan yang menyebut Suriah tengah memobilisasi tentaranya ke perbatasan Turki, dan memperingatkan bahwa situasi ini mungkin saja akan meningkatkan eskalasi konflik.
Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan laporan mobilisasi tentara Suriah itu "sangat mengkhawatirkan".
Dia mengatakan kehadiran pasukan Suriah itu dapat menyebabkan konflik bersenjata dengan Turki dan menyulitkan bagi para pengungsi.
Tank-tank dan penembak jitu Suriah dilaporkan berada di Desa Khirbet al-Jouz, memaksa penduduk di sana menyeberang ke Turki.
Lebih dari 1,300 orang dilaporkan tewas sejak unjuk rasa anti pemerintah digelar bulan Maret lalu.
Ribuan demonstran, menurut pegiat oposisi, ditangkap dan dipenjara.
Sejumlah warga kota di Suriah -- termasuk Homs dan Hama - telah mengumumkan mogok massal setelah bentrokan berdarah dengan pasukan keamanan Suriah dan pendukung setia Presiden Bashar al-Assad, awal pekan ini.
Teror
"Jika benar ada mobilisasi tentara Suriah, tindakan agresif ini akan memperburuk kondisi pengungsi Suriah," kata Hillary.
"Potensi bentrokan di perbatasan akan meningkat eskalasinya, kecuali kalau pasukan Suriah segera mengakhiri serangan dan provokasi."
Hillary juga menegaskan kembali seruan Washington agar Presiden Assad segera melaksanakan janji reformasi atau mengundurkan diri.
Sejauh ini pengungsi Suriah banyak tinggal di penampungan sementara dekat perbatasan Turki.

Sumber gambar, AFP
Sebagian mereka menyeberang ke wilayah Turki, tapi sebagian besar bertahan di kam di dekat perbatasan.





























