Husni Mubarak akan diadili di Kairo

Mubarak

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Rakyat Mesir berulang kali menuduh pemerintah sengaja menunda pengadilan Mubarak

Mantan presiden Mesir, Husni Mubarak, akan diadili di ibu kota, Kairo, kata media negara.

Menteri kesehatan Mesir mengatakan Mubarak, yang saat ini berada dalam tahanan di satu rumah sakit di Sharm el-Sheikh, cukup sehat untuk dipindahkan ke ibu kota.

Satu aula di Conference Centre di Kairo sedang disiapkan untuk pengadilan yang dimulai pekan depan, kata menteri itu.

Mubarak didakwa melakukan korupsi dan memerintahkan pembunuhan para pengunjuk rasa sebelum dia digulingkan bulan Februari.

Laporan-laporan tentang kesehatan Mubarak yang buruk memunculkan spekulasi bahwa pengadilan atas dirinya akan ditunda atau dilaksanakan di Sharm el-Sheikh.

'Menggelapkan uang'

Pengadilan akan dimulai pada tanggal 3 Agustus.

Mubarak akan disidangkan bersama dua putranya, Alaa dan Gamal, dan mantan Menteri Dalam Negeri Habib al-Adly, kata kantor berita resmi mengutip seorang pejabat kehakiman.

"Sudah diputuskan bahwa pengadilan mantan presiden Husni Mubarak dan dua putranya, Alaa dan Gamal... akan digelar di gedung Otoritas Umum Investasi di kompleks Expo di Kairo," kata pejabat tersebut.

Mantan pemimpin yang berusia 83 tahun itu dituduh memerintahkan pasukannya menembak demonstran anti-pemerintah ketika terjadi pemberontakan, menyalahgunakan wewenang, dan menggelapkan uang.

Pejabat kehakiman itu mengatakan dia terancam hukuman mati jika dinyatakan bersalah dalam dakwaan primer, kata kantor berita AFP.