Pasukan Suriah menduduki pusat kota Hama

Sumber gambar, Reuters
Tank-tank pemerintah Suriah bergerak maju ke kota Hama dalam upaya untuk meredam unjuk rasa antipemerintah.
Penduduk mengatakan kepada kantor berita Reuters tank-tank itu memasuki kawasan pusat kota Orontes, tempat utama demo menentang Presiden Bashar al-Assad.
Serangan itu dilaporkan menyusul pemboman kota dengan penduduk 800.000 jiwa itu.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan paling tidak 140 orang tewas dalam kerusuhan di Suriah sejak hari Minggu.
Korban paling banyak jatuh di kota Hama dan jumlah korban keseluruhan sejak Maret lalu mencari 1.600 jiwa.
Para pengunjuk rasa, terpicu oleh kerusuhan di Tunisia dan Mesir.
Peluang pengadilan Mubarak

Sumber gambar, Reuters
Pemerintah Suriah membatasi wartawan asing dan sangat sulit untuk memastikan keterangan yang didapat dari para saksi mata dan aktivis oposisi.
Kantor berita Reuters mengutip penduduk Hama yang mengatakan tank-tank memasuki kembali kota itu hari Rabu (03/08) pagi.
Sebelumnya, sejumlah laporan menyebutkan kendaraan lapis baja menuju kota dan terdengar bunyi ledakan bom.
Sekitar 100 tank dan kendaraan pengangkut tentara dikerahkan ke Hama sementara 200 tank lain terlihat di dekat kota Deir al-Zour, kata Rami Abdel Rahman, kepala badan hak asasi Suriah yang bermarkas di London kepada kantor berita AFP.
Seorang penduduk Hama yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita Reuters melalaui telepon satelit, "Rejim ini menggunakan waktu saat media memusatkan diri pada pengadilan Mubarak (mantan presiden Mesir) untuk menyelesaikan penyerangan di Hama."
Komunikasi dengan kota itu terputus dan demikian pula halnya dengan air dan listrik, menurut sejumlah laporan.
Laporan minggu ini menyebutkan terjadi pemboman di daerah pemukiman walaupun tidak terjadi unjuk rasa.
Banyak orang yang dilaporkan mengungsi melalui jalan-jalan kecil di tengah pemboman.
Sejumlah keluarga yang telah meninggalkan Suriah menggambarkan kondisi di sana lebih buruk dibandingkan tahun 1980-an, pada saat mendiang Presiden Hafez Assad, ayah presiden saat ini, menumpas pemberontakan yang menyebabkan 10.000 orang meninggal.
DK PBB terpecah
Dewan Keamanan PBB terpecah pendapat terkait tanggapan atas pertumpahan darah itu.
Berlanjutnya penyerangan ini menimbulkan kecaman keras dari Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon Selasa (02/08).
Assad "harus menyadari bahwa berdasarkan hukum kemanusiaan internasional, hal ini tidak dapat diterima," kata Ban Ki-moon.
"Saya rasa ia kehilangan perikemanusiaan," tambahnya.
Negara-negara Barat mendorong resolusi yang berisi kecaman terhadap Assad.
Namun perdebatannya adalah apakah resolusi itu harus resmi atau berisi pernyataaan saja.

Sumber gambar, AFP
Utusan Rusia untuk PBB Vitaly Churkin mengatakan kata-kata yang digunakan negara barat itu dapat "merusak" upaya perdamaian.
"Bukan rahasia lagi bahwa mitra-mitra Barat menganggap Damaskus dan pemerintah Suriah harus disalahkan atas semuanya," katanya kepada TV Rusia.
"Ada sejumlah anggota Dewan Keamanan, termasuk Suriah, yang mengganggap situasi ini lebih rumit sebenarnya."
Moskow, kata Churkin, berpendapat Dewan Keamanan "harus berusaha keras untuk mendorong semua pihak di Suriah guna mengadakan dialog" untuk mengakhiri krisis.
Cina, Brasil, India dan Afrika Selatan juga menentang upaya Dewan Keamanan terhadap Suriah dengan mengatakan resolusi dapat membuka keterlibatan militer internasional, seperti yang terjadi di Libia.
Namun Inggris, Prancis, Jerman dan Portugal serta Amerika Serikat menganggap resolusi resmi adalah cara terbaik untuk mengirim pesan keras kepada Assad.
Sementara itu, sejumlah senator Amerika Serikat dari Demokrat dan Republik menyerukan sanksi baru untuk menghukum perusahaan-perusahaan yang melakukan investasi dalam sektor energi di Suriah.
Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton menerima aktivis oposisi Suriah di departemen luar negeri untuk pertama kali Selasa (02/09), satu petunjuk bahwa pemerintah Obama memutuskan untuk mengasingkan Presiden Assad, menurut wartawan BBC di Wasington, Kim Ghattas.





























