Liga Arab perpanjang misi di Suriah

Sumber gambar, AP
Para menteri luar negeri Liga Arab yang mengadakan pertemuan di Kairo memperpanjang misi pengawas di Suriah selama satu bulan walaupun dikritik tidak efektif.
Para pejabat di Mesir mengatakan jumlah para pengawas juga akan ditingkatkan.
Liga Arab ingin meningkatkan tekanan terhadap Suriah agar menghentikan tindakan kekerasan terhadap demonstran anti pemerintah.
Misi Liga Arab di Suriah dikritik keras para aktivis yang mengatakan organisasi itu dimanipluasi oleh Suriah dan tidak berbuat banyak untuk menghentikan pembunuhan dan kekerasan.
Pemerintah Suriah diperkirakan akan menyepakati perpanjangan misi pengawas itu.
Wartawan BBC Jon Leyne di Kairo mengatakan para pejabat Suriah diperkirakan akan senang atas keputusan liga itu karena mereka tidak khawatir atas kedatangan misi pengawas.
Mobil tahanan meledak
Para menteri luar negeri Liga Arab bertemu di Kairo untuk membicarakan kesimpulan yang diambil oleh kepala misi di Suriah Jendral Mohammed al-Dabi.
Kelompok oposisi, Dewan Nasional Suriah, secara resmi telah meminta liga untuk mengajukan masalah di negara itu ke Dewan Keamanan PBB.
Dalam perkembangan terpisah, paling tidak 14 orang meninggal setelah satu bus yang membawa para tahanan meledak di kawasan barat laut Suriah, menurut sejumlah laporan.
Kantor berita Sana mengatakan bus polisi itu diserang kelompok bersenjata di jalan raya Idlib-Ariha.
Kelompok oposisi memastikan terjadinya serangan itu namun tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab.
Para aktivis mengatakan pemberontak bersenjata kemudian menyerbu rumah sakit pemerintah dan menemukan 60 mayat di kamar jenazah, sebagian diantaranya menunjukkan tanda-tanda penyiksaan.
Aktivis hak asasi juga mengatakan 30 jenazah yang tidak diidentifikasi ditemukan di rumah sakit nasional Idlib.
PBB mengatakan lebih dari 5.000 warga sipil tewas sejak pemberontakan anti pemerintah dimulai Maret lalu.





























