Bom mobil Nigeria, lima orang cedera

Sumber gambar, Reuters
Sebuah bom yang dipasang dalam sebuah mobil bekas meledak di luar gereja Christ Embassy di kota Suleja, dekat ibukota Nigeria, Abuja, Minggu (19/2) waktu setempat.
Ledakan terjadi pada pukul 10.00 waktu setempat saat kebaktian baru saja dimulai, demikian penjelasan Pendeta Uyi Idugboe kepada wartawan.
"Petugas keamanan melihat sesuatu yang mencurigakan di mobil bekas itu dan kemudian meminta pendeta memberitahukan kepada umat sebelum kebaktian dimulai," kaya Pendeta Idugboe.
Sejumlah saksi mata mengatakan bom itu nampaknya dililit rantai sepeda motor yang pada saat meledak kemudian melontarkan kepingan logam ke segala arah.
Bom itu menghancurkan kabin mesin mobil bekas itu dan menghancurkan empat mobil lain di sekitarnya.
"Korban sebanyak lima orang cedera. Satu orang cedera cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit terdekat," kata Juru Bicara Kepolisian, Richard Oguche.
Lama diincar
Sejauh ini belum satu kelompokpun yang mengaku bertanggung jawab atas insiden peledakan bom tersebut.
Namun, aparat Nigeria meyakini area tempat gereja itu berada sudah lama diincar kelompok militan Islam Boko Haram.
Apalagi di kawasan itu Boko Haram pernah melakukan serangan bom di gereja Katolik St Teresa pada Natal lalu yang menewaskan 44 orang.
Anggota Boko Haram diyakini bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 289 orang tahun ini saja, seperti dilaporkan Associated Press.
Pimpinan kelompok ini mengakatakan kampanye kekerasan yang dilakukannya juga ditujukan untuk membalaskan kematian warga Muslim dan menegakkan hukum syariah di Nigeria.
Serangan Boko Haram yang terutama mentargetkan warga Kristen telah menyebabkan rasa saling curiga di antara umat kedua agama di negeri paling padat di Afrika itu.
Bukan kali ini saja Suleja menjadi korban pengeboman. Di masa pemilihan umum Nigeria, April tahun lalu, sebuah bom diledakkan di kantor komisi pemilihan umum setempat dan menewaskan 16 orang.
Bom lainnya meledak di sebuah gereja pada Juli 2011 dan menewaskan tiga orang warga.





























