Baidowi Rela Tempuh 15 Km Hadiri Pemakaman Suryadharma Ali
Meninggalnya Suryadarma Ali ini ternyata meninggalkan kesan tersendiri bagi Komisaris Utama PT. ASDP Indonesia Ferry, Achmad Baidowi alias Awiek.

Mantan Menteri Agama (Menang) Suryadarma Ali meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan. Ia menghembuskan nafas terakhirnya itu pada Kamis, 31 Juli 2025, pukul 04.30 Wib.
Meninggalnya Suryadarma Ali ini ternyata meninggalkan kesan tersendiri bagi Komisaris Utama PT. ASDP Indonesia Ferry, Achmad Baidowi alias Awiek.
Awiek yang juga sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, jika mantan Menteri Koperasi itu merupakan orang yang mudah untuk diajak berkomunikasi.
"Ya beliau mudah diajak komunikasi ya mudah dihubungin meskipun jabatan beliau seorang menteri. Dan ketika beliau diundang itu sebisa mungkin hadir," kata Awiek saat dihubungi merdeka.com, Kamis (31/7).
Kemudian, ia pun menceritakan kesannya itu dimana saat ia mengundang mantan Ketua Umum PPP tersebut ke Pondok Pesantren (Ponpes) yang berada di Madura, Jaw Timur.
Ketika itu, mantan Ketum PB PMII itu rela hadir meskipun jarak dari Kota Pamekasan ke Ponpes masih 15 kilometer lagi. Namun, Suryadarma Ali mau untuk memenuhi undangan tersebut.
"Kami pernah mendatangkan beliau itu 2 kali ke pondok di Madura dan beliau datang dan mau dan itu padahal pondok kami itu di jauh dari Kota Pamekasan masih 15 kilo," kenang Awiek.
"Tapi beliau menyempatkan diri untuk tetap hadir, karena punya hubungan baik itu sesama kader PPP gitu. Saya pun sekarang meskipun di BUMN banyak belajar dari beliau," sambungnya.
Sosok Suryadarma Ali
Kemudian di mata Awiek, almarhum merupakan sosok orang yang berpengaruh bahkan menjadi panutan bagi para juniornya dan selalu berpegang teguh kepada pendiriannya.
"Iya Pak SDA orang yang baik, orang yang berpengaruh. Termasuk saya dulu ketika masih di media kenal beliau itu ketika beliau jadi Menteri Koperasi. Dan sosok panutan bagi para juniornya beliau berpegang teguh pada pendirian keyakinan yang beliau misalkan dalam mengambil keputusan," jelasnya.
"Dia tidak bimbang apa yang dia ya beliau yakini benar ya udah itu dilaksanakan gitu. Saya kira menjadi dampak ya panutan dan petinggi politik bagi tokoh-tokoh muda di Indonesia," pungkasnya.
Kata Menag soal Sosok Suryadharma Ali
Di samping itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Menteri Agama RI (2009–2014) Suryadharma Ali. Diketahui, almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada Kamis, 31 Juli 2025 pukul 04.18 Wib di Rumah Sakit Mayapada Jakarta.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Saya, atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Agama, menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam atas wafatnya Bapak H. Suryadharma Ali," ujar Nasaruddin di Jakarta, seperti dikutip dari siaran pers.
Nasaruddin mengenang almarhum sebagai figur yang berdedikasi dalam penguatan tata kelola keagamaan nasional. Selama menjabat sebagai Menteri Agama, SDA begitu ia karib disapa, dikenal aktif dalam memperkuat kelembagaan keagamaan, meningkatkan layanan pendidikan madrasah dan pesantren, serta melakukan berbagai upaya reformasi birokrasi di lingkungan Kemenag.
"Beliau berperan penting dalam modernisasi penyelenggaraan ibadah haji, termasuk digitalisasi layanan haji yang menjadi fondasi bagi transformasi haji di masa kini," ujar Nasaruddin yang juga menjabat sebagai wakil menteri dari SDA di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Meninggal di RS Mayapada
Kabar duka menyelimuti tanah air. Menteri Agama (Menag) Periode 2009–2014 Suryadharma Ali meninggal dunia.
Kabar Suryadharma Ali wafat itu turut diinformasikan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui akun istagramnya @dpp.ppp. Suryadharma Ali juga diketahui merupakan mantan Ketua Umum partai berlambang kabah tersebut.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berduka cita atas wafatnya Bapak H. Surya Dharma Ali, Ketua Umum PPP periode 2007-2014," tulis keterangan dpp.ppp seperti dikutip Kamis (31/7).
DPP PPP menyatakan Suryadharma Ali merupakan sosok pemimpin yang berdedikasi, berintegritas, dan penuh semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman, keadilan, dan persatuan melalui Partai Persatuan Pembangunan. Pengabdiannya dalam dunia politik dan keagamaan telah meninggalkan jejak berharga bagi bangsa Indonesia
"Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan diberikan tempat terbaik di surga-Nya. Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi kehilangan ini. Al-Fatihah."
Dari informasi beredar melalui pesan berantai WhatsApp, Suryadharma Ali meninggal setelah dirawat di RS. Mayapada Jakarta, Kamis 31 Juli 2025 pukul 04.18 Wib.
Namun hingga berita ini naik belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga terkait kabar duka tersebut.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357559/original/067046200_1758532798-10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478699/original/008256800_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478009/original/020523300_1768887815-pati6.jpg)
















