Belum Ada Kabel Optik, Begini Cara Wamena Dapatkan Koneksi Internet
Kota Wamena yang berada di wilayah pegunungan belum dilalui oleh jaringan kabel optik bawah laut, sehingga internet belum bisa stabil dan menyeluruh.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus mendorong percepatan pemulihan jaringan internet di Kota Wamena. Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan berbagai upaya hingga ke tingkat pusat demi mengatasi persoalan keterbatasan akses internet di daerah pegunungan Papua tersebut.
"Untuk jaringan internet di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saya Bupati Jayawijaya sudah mengurus di Jakarta, sampai ke pusat KOMINDI," kata Bupati Atenius Murip, Jumat (27/6).
Menurut Atenius, jaringan internet di Jayawijaya, khususnya di 40 distrik wilayah Wamena, masih sangat bergantung pada koneksi satelit seperti Telkomsel dan Starlink. Hal ini berbeda dengan wilayah pesisir Papua seperti Jayapura dan Timika, yang sudah terlayani kabel optik dan memiliki akses internet lebih cepat dan terjangkau.
"Kita sudah meminta 44 titik dinaikkan lagi menjadi 150% dari kondisi yang ada yaitu dari 4 menjadi 10," ujarnya.
Bupati mengakui, perbedaan kondisi geografis menjadi kendala utama. Kota Wamena yang berada di wilayah pegunungan belum dilalui oleh jaringan kabel optik bawah laut, sehingga internet belum bisa stabil dan menyeluruh.
Kabel Optik Belum Tersambung ke Jayawijaya
"Kabel optik lewat laut dari Jayapura menuju ke Wamena sudah diukur kurang lebih 500 kilometer. Jadi sementara jaringan internet di pegunungan terutama Jayawijaya full dari satelit yang tidak bisa full setiap tempat," jelas Atenius.
Sebagai solusi sementara, pemerintah akan melakukan pendekatan berbasis kebutuhan. Salah satunya saat ada ujian online di sekolah-sekolah, Pemkab Jayawijaya akan meminta Kominfo untuk menaikkan kuota internet pada titik-titik tersebut.
"Seperti itu solusi yang kita mengupayakan maksimal selagi belum masuk kabel optik bawah laut yang masuk di Jayawijaya," ungkapnya.
Penanganan masalah jaringan internet ini menjadi bagian dari program prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, Atenius Murip dan Ronny Elopere. Pemulihan jaringan telekomunikasi dan internet menjadi program ke-delapan dalam periode pemerintahan 2025–2030.
Upaya tersebut menunjukkan bahwa persoalan konektivitas digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses informasi dan pendidikan di wilayah tertinggal.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)
















