BNPB Libatkan Mahasiswa Percepat Verifikasi Rumah Rusak Aceh Timur
BNPB menggandeng ratusan mahasiswa untuk mempercepat proses Verifikasi Rumah Rusak Aceh Timur akibat banjir dan tanah longsor, memastikan bantuan tepat sasaran sebelum Ramadhan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah proaktif dalam penanganan pascabencana di Aceh Timur. Lembaga ini melibatkan ratusan mahasiswa setempat untuk mempercepat proses verifikasi kerusakan rumah warga. Upaya ini dilakukan menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut baru-baru ini.
Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, menjelaskan bahwa pelibatan mahasiswa ini merupakan bagian dari pendampingan pemerintah daerah. Mereka akan memastikan data kerusakan rumah akurat. Kegiatan ini bertujuan agar bantuan stimulan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak.
Sebanyak 220 mahasiswa telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pendataan. Mereka dibekali materi komprehensif mengenai indikator kerusakan bangunan. Proses verifikasi ini akan berlangsung selama 10 hari di 24 kecamatan terdampak, fokus pada pendataan ulang berbasis by name by address.
Akurasi Data Verifikasi Rumah Rusak Aceh Timur Jadi Prioritas
Akurasi data menjadi kunci utama dalam proses Verifikasi Rumah Rusak Aceh Timur yang dilakukan oleh BNPB. Penilaian tingkat kerusakan rumah mengacu pada ketentuan berlaku. Kategori kerusakan meliputi rusak ringan (0–30 persen), rusak sedang (30–70 persen), dan rusak berat (di atas 70 persen). Standar ini sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum serta petunjuk pelaksanaan BNPB.
Jarwansah menekankan pentingnya pendataan ulang untuk menjamin ketepatan sasaran penerima bantuan. Selain itu, langkah ini juga memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran penanggulangan bencana. Setiap data yang terkumpul akan menjadi dasar penetapan surat keputusan oleh pemerintah daerah.
Validitas data akan semakin diperkuat melalui padanan dengan data Dukcapil serta Badan Pusat Statistik (BPS). Integrasi data ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan dan memastikan bantuan tersalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak. Hal ini juga mendukung transparansi dalam pengelolaan dana bencana.
Bantuan Stimulan dan Target Penyelesaian Verifikasi
Sesuai klasifikasi kerusakan, bantuan stimulan akan diberikan kepada warga terdampak. Untuk rumah rusak ringan, bantuan sebesar Rp15 juta. Sementara itu, rumah rusak sedang akan menerima Rp30 juta. Bagi rumah yang mengalami kerusakan berat, bantuan mencapai Rp60 juta dalam bentuk pembangunan rumah.
BNPB berharap seluruh proses pendataan dapat diselesaikan sebelum ibadah puasa Ramadhan. Bulan suci tersebut diperkirakan jatuh pada bulan Februari mendatang. Target ini menunjukkan komitmen BNPB untuk mempercepat pemulihan.
Penyelesaian verifikasi yang cepat akan memungkinkan masyarakat terdampak segera menerima bantuan. Mereka dapat kembali menempati hunian yang layak sebelum Ramadhan. Ini menjadi harapan besar bagi korban bencana di Aceh Timur.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)











