BPBD Cianjur Tuntaskan 243 Kejadian Bencana Sepanjang 2025, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur berhasil menuntaskan penanganan bencana Cianjur sebanyak 243 kejadian selama tahun 2025, didominasi longsor dan tanah bergerak. Ribuan warga terdampak, dan potensi bencana susulan masih mengintai hingga a

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah menuntaskan penanganan sebanyak 243 kejadian bencana alam sepanjang tahun 2025. Kejadian ini didominasi oleh bencana longsor dan tanah bergerak yang melanda berbagai wilayah di Cianjur.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengungkapkan bahwa ribuan kepala keluarga dan jiwa terdampak dari serangkaian bencana tersebut. Kerusakan rumah warga juga bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, terutama di wilayah selatan Cianjur.
Meskipun sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing, masih ada yang terpaksa mengungsi karena kerusakan parah akibat pergeseran tanah dan harus direlokasi. BPBD Cianjur terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi memicu bencana susulan hingga awal tahun 2026.
Dominasi Bencana Longsor dan Tanah Bergerak
Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Cianjur mencatat 125 kejadian tanah longsor dan tanah bergerak, tersebar dari wilayah utara hingga selatan. Selain itu, bencana akibat cuaca ekstrem tercatat sebanyak 69 kejadian, dan banjir sebanyak 49 kejadian.
Dampak dari bencana-bencana ini sangat signifikan, menyebabkan ribuan rumah warga mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga berat.
Kerusakan rumah berat mayoritas disebabkan oleh pergeseran tanah yang parah, terutama di empat kecamatan wilayah selatan, seperti Kecamatan Agrabinta, Kadupandak, Takokak, dan Sukanagara.
Fenomena tanah bergerak ini menjadi perhatian serius bagi BPBD Cianjur. Mereka terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat mengenai potensi bahaya serta langkah mitigasi yang tepat.
Dampak Luas dan Upaya Relokasi Warga
Data BPBD Cianjur menunjukkan bahwa 3.874 kepala keluarga (KK) dengan total 12.953 jiwa terdampak langsung oleh bencana alam ini. Sebanyak 2.240 rumah mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.
Asep Sudrajat menyatakan, "Sebagian besar warga terdampak bencana sudah kembali ke rumah namun masih terdapat warga yang terpaksa mengungsi karena rumah mereka rusak akibat pergeseran tanah dan harus direlokasi."
Hingga saat ini, sekitar 108 rumah warga di beberapa desa di wilayah selatan Cianjur berstatus terancam, sehingga pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya. Kondisi ini mengancam keselamatan jika tetap dihuni.
BPBD telah meminta masyarakat di wilayah yang rumahnya terancam longsor untuk tidak menghuni dan segera mengungsi. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung dan berpotensi memicu bencana susulan.
Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan Menghadapi Cuaca Ekstrem
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem masih diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Cianjur hingga akhir Januari 2026. Kondisi ini berpotensi memicu bencana alam susulan, khususnya di wilayah selatan, dari Cibeber hingga Naringgul.
Asep Sudrajat menegaskan, “Informasi dari BMKG saat ini Cianjur memasuki puncak musim hujan tertinggi, sehingga harus diwaspadai masyarakat di seluruh wilayah mulai dari utara hingga selatan, kesiapsiagaan ditingkatkan segera mengungsi ketika melihat tanda alam."
Peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi potensi bencana. BPBD Cianjur terus mengedukasi warga tentang tanda-tanda alam yang harus diperhatikan dan langkah-langkah evakuasi mandiri.
Koordinasi antara BPBD, BMKG, dan pemerintah daerah terus diperkuat untuk memastikan informasi peringatan dini tersampaikan dengan cepat dan akurat kepada masyarakat. Upaya mitigasi dan penanganan darurat juga terus disiagakan untuk meminimalkan risiko.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)








