Dinsos Aceh Tenggara Salurkan Ribuan Nasi Bungkus untuk Korban Bantuan Banjir Aceh Tenggara
Dinas Sosial Aceh Tenggara bergerak cepat menyalurkan ribuan nasi bungkus kepada korban Bantuan Banjir Aceh Tenggara yang mengungsi, memastikan kebutuhan pangan dasar terpenuhi di tengah krisis.

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Aceh Tenggara telah mengambil langkah cepat dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan. Mereka menyediakan ribuan nasi bungkus bagi para korban banjir yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut. Bantuan ini menjadi prioritas utama untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat yang mengungsi.
Penyaluran bantuan tersebut telah dimulai sejak Rabu, 26 November, dan akan terus berlanjut. Fokus utama adalah titik-titik pengungsian di beberapa kecamatan yang dapat dijangkau oleh tim Dinsos. Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.
Kepala Dinsos Aceh Tenggara, Bahagiawati, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan respons cepat terhadap kondisi darurat. Ribuan nasi bungkus disiapkan setiap hari dari dapur umum Taruna Siaga Bencana (Tagana). Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi.
Distribusi Bantuan Nasi Bungkus Harian
Setiap hari, Dinas Sosial Aceh Tenggara menyalurkan sebanyak 2.000 nasi bungkus kepada korban banjir yang berada di lokasi pengungsian. Distribusi ini dilakukan dua kali sehari, dengan masing-masing 1.000 bungkus pada siang hari dan 1.000 bungkus lagi pada malam hari. Upaya ini memastikan bahwa para pengungsi mendapatkan asupan makanan yang cukup secara berkelanjutan.
Nasi bungkus tersebut disiapkan secara mandiri di dapur umum Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berlokasi di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara, Kutacane. Tim Tagana bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pangan ribuan warga terdampak. Ketersediaan dapur umum ini menjadi tulang punggung dalam penyediaan bantuan makanan.
Penyaluran bantuan nasi bungkus ini difokuskan pada titik-titik pengungsian yang mudah dijangkau. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran utama antara lain Ketambe, Tanoh Alas, dan Lawe Sigala-gala. Dinsos berupaya menjangkau sebanyak mungkin korban banjir di wilayah tersebut.
Strategi Penyaluran dan Dapur Mandiri
Bahagiawati menjelaskan bahwa tidak semua lokasi pengungsian dapat dijangkau langsung oleh tim penyalur nasi bungkus dari dapur umum utama. Oleh karena itu, strategi distribusi bantuan banjir Aceh Tenggara disesuaikan dengan kondisi geografis. Prioritas diberikan pada area yang paling membutuhkan dan dapat diakses dengan aman.
Untuk daerah pengungsian yang letaknya jauh dari dapur umum Dinsos, didirikan dapur mandiri di lokasi tersebut. Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara kemudian menyalurkan logistik penting seperti beras dan bahan makanan lainnya ke dapur-dapur mandiri ini. Pendekatan ini memungkinkan masyarakat di lokasi terpencil untuk tetap mendapatkan makanan.
Penyaluran bantuan nasi bungkus dan logistik ini akan terus berlangsung hingga status kedaruratan bencana selesai. Dinsos akan terus memantau kondisi terkini kebencanaan di Kabupaten Aceh Tenggara untuk menentukan durasi bantuan. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir.
Dampak Banjir dan Skala Bencana di Aceh Tenggara
Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara memiliki dampak yang sangat luas. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, hingga Sabtu, 29 November, tercatat 101 desa di 16 kecamatan dilanda banjir. Intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu utama bencana alam ini.
Jumlah masyarakat yang terdampak oleh bencana banjir Aceh Tenggara mencapai 5.726 jiwa atau sekitar 1.970 keluarga. Angka ini menunjukkan skala kerusakan dan kebutuhan bantuan yang sangat besar di seluruh wilayah. Banyak warga terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal mereka.
Lebih tragis lagi, bencana ini juga menimbulkan korban jiwa. BPBD Kabupaten Aceh Tenggara mencatat 10 orang meninggal dunia akibat banjir, dan beberapa orang lainnya masih dilaporkan hilang. Situasi ini menambah duka mendalam bagi masyarakat Aceh Tenggara yang sedang berjuang menghadapi musibah.
Sumber: AntaraNews

























:strip_icc()/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568944/original/059485100_1777397365-WhatsApp_Image_2026-04-29_at_00.24.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568943/original/099986000_1777397212-IMG_20260428_234148.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568925/original/005864300_1777392439-IMG_4111.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568872/original/074765900_1777384329-1001960552.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568892/original/012409900_1777388072-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_21.32.20.jpeg)

















