PSMS Medan Optimistis Hadapi Persikad Depok di Lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026
PSMS Medan siap tempur menghadapi Persikad Depok dalam lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026, membawa optimisme tinggi meski dengan keterbatasan pemain.

PSMS Medan Optimistis Hadapi Persikad Depok di Lanjutan Liga 2Championship 2025/2026
PSMS Medan akan bertandang ke markas Persikad Depok dalam laga lanjutan Liga 2 Championship Indonesia 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 15.30 WIB di Stadion Pakansari, Bogor. Skuat berjuluk Ayam Kinantan ini membawa misi penting untuk meraih poin penuh di kandang lawan, demi memperbaiki posisi di klasemen sementara Grup A wilayah barat.
Pelatih PSMS, Kas Hartadi, menyatakan timnya tetap optimistis menghadapi tantangan berat tersebut, meskipun harus tampil dengan komposisi pemain yang tidak lengkap. Beberapa pemain inti terpaksa absen karena cedera dan akumulasi kartu, namun semangat juang tim tidak sedikit pun surut. Mereka bertekad untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan publik Depok.
Laga ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk mendongkrak posisi di papan tengah klasemen Liga 2. Persikad dan PSMS saat ini hanya terpaut satu poin, menjadikan duel ini sebagai penentu arah persaingan menuju zona atas Liga 2 Championship.
Optimisme PSMS Medan Hadapi Tantangan Berat di Liga 2
Meskipun dihadapkan pada situasi yang kurang ideal, pelatih Kas Hartadi menegaskan bahwa PSMS Medan tetap memancarkan optimisme tinggi. Timnya menyadari betul bahwa laga tandang melawan Persikad Depok bukanlah pertandingan yang mudah, terutama dengan absennya beberapa pilar penting. "Tapi kami tetap optimistis," ujar Kas Hartadi, Jumat (2/1).
Untuk pertandingan penting ini, PSMS memboyong 23 pemain ke Bogor. Keterbatasan komposisi pemain menjadi tantangan tersendiri bagi tim Ayam Kinantan, namun hal ini tidak menyurutkan tekad mereka. Absennya pemain akibat cedera dan akumulasi kartu membuat PSMS tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh, namun mereka tetap berambisi untuk "mencuri poin" di kandang Persikad Depok.
Semangat juang para pemain PSMS Medan tetap membara, seperti yang diungkapkan oleh salah satu pemain, Bhudiar. Ia memastikan kondisi tim cukup siap menghadapi laga krusial ini. "Kami pemain dalam kondisi fit meskipun ada beberapa pemain yang cedera dan akumulasi," kata Bhudiar, menunjukkan kesiapan mental tim.
Analisis Kekuatan Lawan dan Strategi PSMS Medan
Kas Hartadi tidak meremehkan kekuatan lawan, Persikad Depok, yang dinilainya sebagai tim solid dan mengalami perkembangan signifikan. Menurutnya, perubahan pelatih di kubu Persikad telah membawa dampak positif yang besar. "Pasca Persikad ganti pelatih, progresnya sangat bagus sekali," jelas Kas Hartadi.
Persikad berhasil meraih poin baik di kandang maupun tandang, menunjukkan konsistensi performa mereka. "Di home bisa meraih poin, di away bisa meraih poin. Persikad adalah tim yang bagus, tim kuat juga, tapi kita sudah antisipasi," tambah sang pelatih, menekankan bahwa PSMS telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam kekuatan lawan.
Meski demikian, PSMS Medan tidak akan mengubah identitas permainan mereka yang dikenal dengan gaya "rap-rap". Tim akan tetap fokus pada karakter bermainnya sambil mewaspadai serangan balik cepat dari Persikad Depok. "Kita tetap waspada untuk counter-counter attack dari Persikad Depok. Kita tetap dengan karakter yang Medan punya, rap-rap," tegas Kas Hartadi.
Pertarungan Kunci Perebutan Posisi Klasemen Liga 2
Laga antara PSMS Medan dan Persikad Depok bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan duel langsung tim papan tengah yang berambisi menembus persaingan zona atas. Saat ini, Persikad berada di peringkat ke-6 klasemen Grup A wilayah barat dengan 18 poin, sementara PSMS berada tepat di bawahnya, peringkat ke-7 dengan 17 poin dari 13 pertandingan yang digelar.
Selisih tipis satu poin ini membuat hasil pertandingan besok berpotensi besar mengubah peta persaingan di klasemen Liga 2. Kemenangan bagi salah satu tim akan sangat krusial untuk mendongkrak posisi mereka dan menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Ini adalah laga yang sangat penting dalam perjalanan PSMS Medan di Liga 2 musim ini.
Kedua tim juga datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi, setelah sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan terakhir mereka. Tren positif ini menjadi modal berharga bagi Persikad maupun PSMS untuk melanjutkan momentum kemenangan. Oleh karena itu, laga ini diprediksi akan menyajikan pertarungan yang menarik dan penuh tensi.
Kesiapan Pemain dan Kewaspadaan Tim PSMS Medan
Bhudiar, salah seorang pemain PSMS Medan, memastikan bahwa kondisi tim secara keseluruhan cukup siap untuk menghadapi laga krusial ini. Meskipun ada beberapa pemain yang harus absen karena cedera dan akumulasi kartu, semangat juang skuat Ayam Kinantan tetap terjaga dengan baik. "Tapi kami antusias untuk pertandingan besok, semoga bisa menampilkan permainan yang menghibur," ujarnya.
Kesiapan fisik dan mental menjadi kunci bagi PSMS untuk bisa bersaing di level Liga 2 Championship. Para pemain telah berlatih keras dan siap memberikan yang terbaik di lapangan. Mereka menyadari pentingnya pertandingan ini untuk perjalanan tim di kompetisi.
Bhudiar juga menekankan bahwa PSMS tidak akan hanya fokus mengawal satu atau dua pemain lawan saja. Tim akan mewaspadai seluruh pemain Persikad Depok, mengingat semangat dan daya juang mereka yang luar biasa. "Mungkin kita bukan mewaspadai satu-dua pemain, tapi semua pemain," kata Bhudiar.
Pengalaman pertandingan sebelumnya melawan Persikad di Medan, di mana PSMS kecolongan di menit-menit akhir, menjadi pelajaran berharga. "Semangat dan daya juangnya sangat luar biasa, seperti pertandingan kita kemarin (menghadapi Persikad) di Medan. Kita kecolongan di menit-menit akhir, itu yang kita waspadai besok," pungkas Bhudiar, menunjukkan kewaspadaan tim terhadap potensi kejutan dari lawan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)


















