Puti Guntur Soekarno: Masyarakat Jepang Telah Menjalankan Nilai Pancasila
DPR sebagai representasi politik memiliki peran penting dalam membangun komunikasi politik dengan negara lain guna mempererat hubungan diplomatik.

Anggota DPR RI Komisi X Puti Guntur Soekarno Putri menyatakan bahwa nilai-nilai Pancasila telah dijalankan dalam kehidupan masyarakat Jepang, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja ke Kediaman Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, yang juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Puti menjelaskan bahwa hubungan bilateral antarnegera merupakan kerja diplomasi yang harus dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga negara seperti DPR RI. Menurutnya, DPR sebagai representasi politik memiliki peran penting dalam membangun komunikasi politik dengan negara lain guna mempererat hubungan diplomatik dan menjajaki potensi kerja sama, termasuk dengan Jepang.
Dalam kesempatan tersebut, Puti juga menerima penghargaan dari Menteri Luar Negeri periode 2025 sebagai apresiasi atas kinerjanya saat menjabat sebagai Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI dengan Parlemen Jepang.
"Perlu saya sampaikan di sini bahwa hubungan saya dengan Jepang sudah terjalin sejak tahun 2015. Saat itu, Kokushikan University ingin mengenal nilai-nilai yang dimiliki Bung Karno. Pembicaraan kemudian berlanjut hingga akhirnya saya menginisiasi berdirinya Soekarno Research Centre di Jepang," ujar Puti dalam paparannya di hadapan perwakilan Kedutaan Besar Jepang.
Ia menjelaskan bahwa dalam kesempatan tersebut dirinya juga memberikan ceramah mengenai pemikiran Ir. Soekarno dengan tema "Pancasila Bintang Penuntun" dan "Pancasila Menuju Tata Dunia Baru".
"Pemikiran Presiden pertama Indonesia tentang kekuatan Pancasila sebagai alternatif solusi bagi dunia, bahwa kemajuan global harus berakar pada nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebersamaan. Implementasi Pancasila harus sesuai dengan perkembangan zaman agar dapat menjadi arus menuju tata dunia baru. Jawaban atas bagaimana Indonesia yang heterogen bisa bersatu dan berkontribusi bagi perdamaian global ada pada Pancasila," jelasnya.
Menurut Puti, pengalaman tersebut membuka ruang dialog yang berharga dalam hubungan Indonesia–Jepang, tidak hanya pada tataran teori, tetapi juga pada nilai-nilai kehidupan yang dapat memberi kontribusi bagi terciptanya dunia yang lebih adil dan seimbang.
"Dalam tataran praksis, saya menilai masyarakat Jepang, secara langsung maupun tidak langsung, telah menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai filosofi dan standar moral. Hal itu terlihat dari rasa kebersamaan, disiplin sosial, penghormatan terhadap harmoni, serta tanggung jawab kolektif. Nilai-nilai tersebut tidak diajarkan secara abstrak, tetapi diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Puti juga menyoroti nilai gotong royong sebagai salah satu prinsip Pancasila yang bersifat dinamis dan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia, yang menekankan asas kebersamaan dan kepentingan bersama.
Ia menambahkan bahwa komitmen terhadap nilai kerja sama Indonesia dan Jepang turut diwujudkannya melalui peran sebagai Ketua GKSB DPR RI periode 2019–2024 dengan Parlemen Jepang, dengan pendekatan people-to-people diplomacy.
"Diplomasi ini berangkat dari perjumpaan antarmanusia, bukan semata-mata kepentingan negara," tuturnya.
Selain itu, Puti menyampaikan apresiasinya terhadap tradisi masyarakat Jepang yang hidup selaras dengan alam. Menurutnya, nilai tersebut sejalan dengan pandangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Dalam konteks tersebut, Puti menyebutkan bahwa bersama para mitra di Jepang, termasuk dalam pertemuannya dengan Kaisar Jepang, ia menekankan pentingnya transfer of knowledge, khususnya dalam bidang riset dan kebijakan publik terkait mitigasi bencana.
Indonesia dan Jepang Dinilai Punya Kesamaan
Indonesia dan Jepang dinilai memiliki kesamaan sebagai negara kepulauan yang berada di kawasan rawan bencana.
"Kemampuan Jepang dalam riset, teknologi, serta pengelolaan sumber daya, tanpa meninggalkan kearifan lokal, merupakan pengetahuan yang dapat disinergikan dengan kapasitas Indonesia," ujarnya.
Dihadiri Megawati Soekarnoputri
Kunjungan kerja tersebut, selain untuk menerima penghargaan, juga bertujuan mempererat hubungan Indonesia–Jepang. Acara tersebut dihadiri keluarga besar Kedutaan Besar Jepang, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mantan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Ahmadi, serta sejumlah tokoh lainnya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2291730/original/084142500_1532581315-pelat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474645/original/061677600_1768515913-lamine-yamal-barcelona-mario-garcia-racing-santander-berebut-bola-copa-del-rey.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474642/original/042364200_1768514712-nico-paz-como-luka-modric-ac-milan-aksi-serie-a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474567/original/045852200_1768486517-1000651852.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474537/original/056082100_1768484276-PHOTO-2026-01-15-14-38-24.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474561/original/035946000_1768485082-IMG_6630.jpg)










