Tahukah Anda? Kadindik Jatim Ajak Insan Pendidikan Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Demi Generasi Emas 2045
Kepala Dinas Pendidikan Jatim mengajak insan pendidikan meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk wujudkan generasi emas 2045 yang berilmu dan beradab. Simak pentingnya karakter dalam pendidikan!

Kepala Dinas PendidikanJawa Timur, Aries Agung Paewai, baru-baru ini menyerukan kepada seluruh insan pendidikan di provinsi tersebut. Ia mengajak mereka untuk meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam upaya membentuk generasi emas Indonesia 2045. Seruan ini disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk refleksi.
Acara tersebut mengangkat tema "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW: Inspirasi Pendidikan untuk Generasi Indonesia Emas". Aries Agung Paewai menekankan bahwa pendidikan sejati tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual. Namun, juga harus melahirkan keadaban serta kematangan spiritual dan sosial pada peserta didik. Ini adalah fondasi kuat bagi masa depan bangsa.
Menurut Aries, meneladani Rasulullah berarti meniru pribadi yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pendidikan yang berilmu, beradab, dan berakhlak. Visi ini diharapkan dapat mempersiapkan anak bangsa untuk bersaing di kancah global dengan integritas. Pembentukan karakter menjadi esensi utama dari pendidikan.
Pentingnya Akhlak dalam Pendidikan
Aries Agung Paewai menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tanpa diiringi Akhlak Nabi Muhammad SAW dapat menjerumuskan manusia ke arah yang salah. Oleh karena itu, pembentukan karakter peserta didik menjadi prioritas utama dalam sistem pendidikan. Ini bukan sekadar mengajarkan pengetahuan faktual, melainkan juga menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat. Pentingnya akhlak ini menjadi landasan utama.
Ia mengingatkan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda saat ini, khususnya generasi emas 2045. Generasi ini tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan akademik yang tinggi. Mereka juga harus memiliki akhlak mulia sebagai landasan utama dalam setiap tindakan dan keputusan mereka. Keseimbangan antara ilmu dan akhlak sangat ditekankan.
"Ilmu membuat kita cerdas, namun akhlak membuat kita manusia seutuhnya," ujar Aries, mengutip sabda Nabi Muhammad SAW. Sabda tersebut secara eksplisit menyatakan, "Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." Pernyataan ini menunjukkan betapa sentralnya peran akhlak dalam kehidupan manusia dan misi kenabian.
Peran Guru dan Visi Generasi Emas 2045
Dalam konteks pembentukan karakter, peran guru dan tenaga kependidikan menjadi sangat krusial. Mereka adalah kunci utama dalam membentuk kepribadian serta karakter peserta didik secara holistik. Dedikasi dan teladan mereka akan menentukan kualitas generasi penerus bangsa di masa depan. Ini adalah tanggung jawab besar yang diemban.
Aries juga mengapresiasi semangat belajar dan kedisiplinan peserta didik SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun. Sekolah ini dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman. Generasi tersebut diharapkan tidak hanya cemerlang secara akademik, tetapi juga berjiwa kepemimpinan dan beriman kuat. Ini adalah kombinasi ideal yang dicari.
"Mari kita jadikan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai pengingat bahwa tugas kita adalah melahirkan generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia," kata Aries. Dengan demikian, Jawa Timur diharapkan terus menjadi pelopor pendidikan yang inovatif. Pendidikan yang unggul dan berkarakter akan melahirkan anak bangsa siap bersaing global.
Visi ini menekankan pentingnya berpegang pada nilai keimanan dan kemanusiaan dalam setiap aspek kehidupan. Hal ini sejalan dengan teladan Akhlak Nabi Muhammad SAW yang universal. Dengan demikian, pendidikan di Jawa Timur dapat menciptakan individu yang holistik, berdaya saing, dan memiliki integritas moral yang tinggi.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)







