Pemkab Banyuasin Percepat Implementasi Satu Data Lewat Aplikasi Romantik
Pemkab Banyuasin mempercepat implementasi Satu Data Banyuasin dengan memanfaatkan aplikasi Romantik. Inisiatif ini bertujuan mewujudkan tata kelola data akurat, terpadu, dan mudah diakses demi pembangunan daerah yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Sumatera Selatan, kini fokus pada percepatan implementasi Satu Data Banyuasin. Upaya ini direalisasikan melalui pemanfaatan aplikasi Rekomendasi Kegiatan Statistik, atau yang dikenal dengan nama Romantik.
Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung kebijakan nasional Satu Data Indonesia. Tujuannya adalah mewujudkan tata kelola data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan secara optimal. Data yang berkualitas akan lebih mudah diakses dan dibagi pakaikan antar instansi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Romantik. Ia berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menggunakannya secara optimal. Ini demi mewujudkan Banyuasin sebagai daerah maju dalam tata kelola data dan transformasi digital.
Peran Strategis Aplikasi Romantik dalam Satu Data
Aplikasi Romantik didesain untuk memfasilitasi dan mempercepat proses pengumpulan serta pengelolaan data statistik di lingkungan Pemkab Banyuasin. Pemanfaatan aplikasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi dan kesatuan langkah antar OPD dalam mewujudkan visi Satu Data Banyuasin.
Sekda Erwin Ibrahim menegaskan pentingnya aplikasi ini sebagai alat untuk mencapai tujuan tersebut. "Pemanfaatan aplikasi tersebut secara bersama-sama diharapkan terbangunnya sinergi dan kesatuan langkah untuk mewujudkan Banyuasin sebagai daerah yang maju dalam tata kelola data dan transformasi digital," ujarnya.
Dalam konteks pembangunan daerah, data tidak hanya berfungsi sebagai alat administratif semata, melainkan merupakan fondasi utama. Data yang berkualitas menjadi krusial dalam setiap tahapan perencanaan, evaluasi, dan pengambilan keputusan yang berbasis bukti, memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.
Pentingnya Kualitas Data dan Komitmen OPD
Keberhasilan implementasi Satu Data Banyuasin sangat bergantung pada komitmen dan partisipasi aktif dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sekda Banyuasin secara tegas meminta agar seluruh OPD di jajaran Pemkab Banyuasin menyediakan data yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Penyusunan metadata yang lengkap, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi kunci utama dalam proses ini. Data yang terstruktur dengan baik akan menjadi acuan yang valid dalam penentuan kebijakan, pelaksanaan pembangunan, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Basuki Rahmat, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuasin, turut menjelaskan bahwa implementasi Satu Data Indonesia bertujuan memberikan acuan dan pedoman bagi instansi pusat dan daerah. Ini mencakup penyelenggaraan tata kelola data untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan.
Satu Data Indonesia: Fondasi Perencanaan Pembangunan
Inisiatif Satu Data Banyuasin merupakan bagian integral dari kebijakan nasional Satu Data Indonesia yang diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019. Kebijakan ini dirancang untuk mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terpadu di seluruh tingkatan pemerintahan.
Selain itu, tujuan penting lainnya adalah mendorong keterbukaan dan transparansi data, serta mendukung sistem statistik nasional yang lebih kuat. Dengan demikian, data dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan publik dan pembangunan berkelanjutan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Ida Bahagia menambahkan bahwa sinergi antar OPD telah terjalin dengan baik. "Kami berupaya memanfaatkan sumber daya yang ada di kabupaten ini untuk mendukung implementasi Satu Data Indonesia sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019," ungkapnya, menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat kualitas data dan mempercepat pembangunan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)


