Amlodipin Bisa Sebabkan Kaki Bengkak, Ini Obat Tekanan Darah Tinggi dari Dokter Vito
Amlodipin Bisa Sebabkan Kaki Bengkak, Ini Penjelasan dari Dokter Vito

Amlodipin merupakan obat yang sering diresepkan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Meski efektif, beberapa pasien melaporkan efek samping berupa pembengkakan di kaki, khususnya di area pergelangan. Jika Anda mengalami kondisi ini, sangat penting untuk mengetahui penyebabnya dan mendiskusikan pilihan pengobatan alternatif dengan dokter.
Dr. dr. Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, AIFO-K, seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan, menjelaskan bahwa pembengkakan pada kaki yang disebabkan oleh penggunaan Amlodipin bukanlah hal yang jarang terjadi.
"Amlodipin bekerja dengan melebarkan pembuluh darah. Namun, efek sampingnya adalah pembuluh vena yang mengalirkan darah kembali ke jantung menjadi lebih lambat. Ini dapat menyebabkan akumulasi cairan, terutama di pergelangan kaki," ungkap Dr. Vito dalam postingan di akun Instagramnya, @doktervito. Hal ini seringkali disalahartikan sebagai gejala varises atau kelemahan jantung, padahal sebenarnya merupakan reaksi tubuh terhadap cara kerja Amlodipin.
Amlodipin bukanlah obat yang tidak baik untuk mengatasi tekanan darah tinggi
Dr. Vito menekankan bahwa Amlodipin bukanlah obat yang negatif. Sebaliknya, obat ini sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah, terutama bagi pasien lansia atau mereka yang memiliki pembuluh darah yang kaku. Namun, jika efek samping berupa bengkak terasa mengganggu, ada pilihan obat lain yang bisa dipertimbangkan, salah satunya adalah Candesartan.
"Candesartan bekerja dengan cara yang berbeda. Obat ini tidak melebarkan pembuluh darah dari luar, melainkan menghambat hormon yang menyempitkan pembuluh darah dari dalam. Dengan demikian, tekanan darah dapat diturunkan tanpa menyebabkan bengkak," jelas Dr. Vito. Candesartan termasuk dalam kategori ARB (Angiotensin Receptor Blocker), yang berfungsi menekan efek hormon angiotensin II, yaitu hormon yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Melalui mekanisme ini, tekanan darah dapat diturunkan secara lebih stabil dengan risiko efek samping yang lebih rendah dibandingkan dengan Amlodipin.
Tidak semua orang sesuai menggunakan Candesartan
Namun, tidak semua individu cocok menggunakan Candesartan. Menurut Dr. Vito, pemilihan obat antihipertensi harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
"Setiap pasien beda. Obat terbaik adalah yang cocok buat tubuhmu," jelasnya.
Selain pengobatan, penurunan tekanan darah juga dapat dilakukan secara alami, terutama bagi mereka yang baru mulai mengalami hipertensi atau memiliki tekanan darah yang belum terlalu tinggi.
"Apakah bisa atasi darah tinggi tanpa obat? Tentu bisa. Tapi perlu diingat, ada juga yang memang perlu obat. Jadi gunakan obat dengan alasan yang benar," ungkap Dr. Vito.
Beberapa langkah gaya hidup sehat yang disarankan untuk mengelola tekanan darah tinggi secara alami meliputi:
- Mengurangi asupan garam
- Rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari
- Menjaga berat badan ideal
- Mengelola stres melalui relaksasi atau meditasi
- Cukup tidur dan menghindari begadang
- Meningkatkan konsumsi buah dan sayur
Namun, jika setelah menerapkan semua langkah tersebut tekanan darah tetap tinggi, maka penggunaan obat adalah langkah medis yang tepat, tentunya berdasarkan anjuran dokter.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)
















