Manfaat Minum Baking Soda Saat Perut Kosong di Pagi Hari
Artikel ini akan membahas manfaat dan cara penggunaan yang aman untuk mendapatkan manfaat maksimalnya bagi kesehatan.

Baking soda, atau yang dikenal sebagai soda kue (natrium bikarbonat), adalah bahan serbaguna yang sering digunakan dalam masakan untuk mengembangkan adonan kue. Namun, di luar fungsinya di dapur, baking soda juga memiliki potensi manfaat kesehatan, salah satunya adalah ketika dikonsumsi saat perut kosong di pagi hari.
Praktik ini semakin populer sebagai pengobatan rumahan untuk berbagai keluhan kesehatan, terutama gangguan pencernaan. Artikel ini akan membahas manfaat, cara penggunaan yang aman, serta risiko yang perlu diperhatikan.
Apa Itu Baking Soda?
Baking soda adalah senyawa alkali yang bekerja dengan menetralkan asam. Sifat ini membuatnya efektif untuk berbagai keperluan, mulai dari membersihkan permukaan hingga membantu meredakan gejala kesehatan tertentu. Ketika dicampur dengan air dan diminum, baking soda dapat memengaruhi pH tubuh, terutama di saluran pencernaan, sehingga sering digunakan sebagai antasida alami.
Manfaat Minum Baking Soda Saat Perut Kosong
Berikut adalah beberapa manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi baking soda, khususnya saat perut kosong di pagi hari, berdasarkan informasi dari sumber terpercaya:
1. Meredakan Asam Lambung dan Maag
Salah satu manfaat utama baking soda adalah kemampuannya untuk menetralkan asam lambung, yang dapat membantu meredakan gejala mulas, refluks asam, atau sakit maag. Menurut WebMD, mencampur 1/4 sendok teh baking soda ke dalam segelas air dapat dengan cepat menetralkan asam lambung, memberikan bantuan sementara dari rasa panas di dada atau ketidaknyamanan perut. Konsumsi saat perut kosong di pagi hari dapat memberikan efek yang lebih cepat karena tidak ada makanan yang menghambat proses penetralan.
2. Mendukung Fungsi Ginjal
Beberapa penelitian, seperti yang diterbitkan dalam Journal of the American Society of Nephrology dan disebutkan oleh Netmeds, menunjukkan bahwa baking soda dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit ginjal kronis dengan meningkatkan fungsi ginjal. Ini dilakukan dengan menetralkan kelebihan asam dalam darah. Namun, manfaat ini memerlukan pengawasan medis ketat dan tidak secara spesifik terkait dengan konsumsi pagi hari.
3. Mengurangi Kelelahan Otot
Baking soda dapat membantu menunda penumpukan asam laktat selama aktivitas fisik intens, yang sering menyebabkan kelelahan otot. Sebuah meta-analisis tahun 2020 yang dikutip oleh Medical News Today menemukan bahwa baking soda dapat meningkatkan daya tahan otot, meskipun tidak meningkatkan kekuatan otot. Meski demikian, manfaat ini lebih relevan untuk atlet dan tidak secara langsung terkait dengan konsumsi di pagi hari.
4. Potensi untuk Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Menurut Netmeds, minum 1/2 sendok teh baking soda dalam segelas air saat perut kosong dapat membantu mengurangi gejala ISK dengan menurunkan keasaman urin. Namun, bukti ilmiah untuk manfaat ini masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut.
5. Membantu Keseimbangan pH Tubuh
Baking soda dipercaya dapat membantu menyeimbangkan pH tubuh, terutama pada kondisi asidosis (darah terlalu asam). Menurut Alodokter, baking soda dapat digunakan untuk menetralkan pH darah, tetapi ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter.
Cara Aman Mengonsumsi Baking Soda
Untuk mendapatkan manfaat baking soda dengan aman, ikuti langkah-langkah berikut:
Dosis: Campurkan 1/4 hingga 1/2 sendok teh baking soda ke dalam segelas air (sekitar 240 ml). Minum perlahan untuk menghindari ketidaknyamanan perut.
Waktu: Konsumsi saat perut kosong, idealnya di pagi hari sebelum makan, untuk efek maksimal pada gangguan pencernaan.
Frekuensi: Jangan konsumsi lebih dari sekali sehari tanpa saran dokter, dan hindari penggunaan jangka panjang (lebih dari 2 minggu) kecuali diarahkan oleh profesional kesehatan.
Konsultasi Medis: Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, karena baking soda dapat mengganggu penyerapan obat jika diminum dalam waktu 2 jam setelah obat
Risiko dan Peringatan
Meskipun baking soda memiliki manfaat, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati karena risiko berikut:
Efek Samping Berlebihan: Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan mual, muntah, diare, atau bahkan alkalosis metabolik, kondisi di mana darah menjadi terlalu basa (Halodoc).
Gangguan Elektrolit: Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan hipernatremia (kadar natrium tinggi), hipokalemia (kadar kalium rendah), atau hipokloremia, yang dapat memengaruhi fungsi saraf dan otot.
Kontraindikasi: Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 6 tahun, wanita hamil, atau orang dengan riwayat penyakit ginjal, gagal jantung, atau alergi terhadap natrium bikarbonat (Mayo Clinic).
Interaksi Obat: Baking soda dapat mengurangi efektivitas obat tertentu jika dikonsumsi terlalu dekat waktunya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)




















