Pasar Modal
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
KPK Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq Terkait Dugaan Aliran Dana Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
KPK Pulangkan Empat Pejabat Pemkab Usai OTT Bupati Pekalongan, Roda Pemerintahan Dipastikan Berjalan
Fadia Arafiq Ditangkap KPK, Wakil Bupati Sukirman Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pekalongan
Diduga Terseret Aliran Uang Haram, Suami dan Anak Bupati Fadia Arafiq Akan Dipanggil KPK
KPK Telusuri Aliran Dana Lain di Kasus Outsourcing Bupati Fadia Arafiq
Berita Utama Lainnya

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan investor asing berkesempatan menjadi pemegang saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses Demutualisasi BEI selesai, sebuah langkah modernisasi pasar modal yang akan meningkatkan transparansi.

CEO Danantara Rosan Roeslani tegaskan kepercayaan pasar modal adalah fondasi utama untuk menarik investasi asing langsung (FDI) ke Indonesia, menjamin pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkomitmen meningkatkan Transparansi BEI dengan mempublikasikan data kepemilikan saham di bawah 5 persen mulai Februari 2026, demi menarik investor global.

Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran ekonomi.

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) mendesak regulator dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas praktik goreng saham yang merugikan investor ritel dan mengancam integritas pasar modal Indonesia.

Presiden Prabowo menekankan dukungan penuh pemerintah terhadap pasar keuangan nasional.

Friderica menegaskan bahwa pihaknya akan berperan aktif dalam penegakan hukum terhadap para financial influencer atau finfluencer.

Pemerintah berkomitmen untuk membersihkan pasar modal dari berbagai praktik yang dapat merusak mekanisme perdagangan yang sehat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengonfirmasi penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI Sementara, menyusul gejolak pasar modal dan pengunduran diri sebelumnya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Istana tengah memproses persetujuan pengunduran diri tiga Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK, memicu pertanyaan tentang mekanisme pengisian jabatan selanjutnya.




























