Perbedaan Kura-kura dan Penyu, Serupa tapi Tak Sama
Berikut adalah perbedaan Kura-kura dan Penyu yang perlu diketahui.

Berikut adalah perbedaan Kura-kura dan Penyu yang perlu diketahui.

Perbedaan Kura-kura dan Penyu, Serupa tapi Tak Sama
Semua orang yang mengetahui hewan kura-kura mungkin juga pernah mendengar bahwa ada hewan yang bernama “penyu”. Lantas, apakah kedua hewan tersebut berbeda?
Pertama, harus diketahui bahwa penyu merupakan sebuah hewan yang masuk ke dalam kelompok atau ordo Testudines, yang artinya adalah kura-kura, seperti dilansir dari Science Mill dan situs Restorasi Ekosistem Riau, Selasa (14/5).

Kelompok Testudines mencakup berbagai spesies hewan yang tubuhnya dikelilingi oleh cangkang yang menyatu dengan tulang rusuk dan tulang belakangnya. Kata “kura-kura” mengacu kepada semua hewan yang ada dalam ordo tersebut.
Meski penyu termasuk ke dalam kelompok kura-kura, masih terdapat perbedaan yang bisa dilihat antara penyu dengan hewan-hewan lain yang dikategorikan sebagai “kura-kura”.


Habitat
Penyu, atau kura-kura laut, menghabiskan seluruh hidupnya di perairan. Penyu hanya datang ke darat untuk bertelur. Sementara itu, sebagian besar spesies dari kura-kura menghabiskan hidupnya di perairan sekaligus di darat.
Bentuk Cangkang
Penyu memiliki cangkang yang datar, ramping, serta ringan sehingga dapat bergerak dengan mudah di dalam air. Sementara itu, kura-kura memiliki cangkang lebih besar dan lebih berat dibandingkan dengan penyu.
Bentuk tubuh penyu menyerupai tetesan air mata sehingga ia lebih mudah meluncur dan menyelam. Meskipun begitu, bentuk tubuh yang demikian membuat penyu tidak dapat memasukkan kepala dan kakinya ke dalam cangkang sebagai bentuk perlindungan.
Untuk mengatasi hal tersebut, ketika ada predator yang mendekat, penyu akan berenang ke samping agar tubuhnya terlibat lebih besar.
Kaki
Penyu memiliki jari-jari kaki yang menyatu dan membentuk sirip sehingga bisa berenang dengan sangat cepat.
Di lain sisi, kura-kura mempunyai jari-jari kaki menyatu/berselaput yang lebih kecil daripada penyu. Kura-kura bisa mendayung di dalam air sekaligus bergerak dengan cepat di darat.
Dengan hidup di darat, kura-kura memiliki kuku-kuku tajam di kaki-kakinya. Bentuk kakinya juga cenderung tertekuk ke bawah.

Makanan
Kebanyakan spesies penyu memakan berbagai binatang atau campuran tanaman dan binatang, seperti ikan, kepiting, dan gulma laut, karena hidup di perairan. Sementara itu, kebanyakan spesies kura-kura memakan berbagai tumbuhan dan binatang, seperti serangga, ikan, binatang krustasea, hingga binatang mamalia.

Umur
Penyu dapat memiliki umur hingga 60—70 tahun. Sementara itu, kura-kura dapat memiliki umur yang jauh lebih tua, bahkan lebih tua dari manusia, yaitu hingga 80—150 tahun—bahkan bisa lebih.
Wilayah Tempat Tinggal
Penyu lebih banyak ditemukan di daerah dengan iklim tropis dan semitropis, seperti di benua Afrika dan Amerika.
Di sisi lain, kura-kura tinggal di wilayah yang lebih meluas iklim hangatnya, seperti di benua Asia dan juga Afrika.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482423/original/007306000_1769187020-1000017452.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482389/original/022761000_1769179406-153888.jpg)








