Donald Trump Mencla Mencle, Kemarin Desak Rezim Iran Digant Sekarang Balik Menolak
Berikut pernyataan Donald Trump yang mencla mencle soal rezim Iran yang sempat didesak untuk diganti.

Konflik Israel-Iran hingga kini masih menjadi sorotan dunia. Apalagi, Amerika Serikat terlihat 'campur tangan' terhadap konflik kedua negara tersebut. Bahkan, AS sampai mengebom dan menghancurkan fasilitas nuklir Iran.
Disangka diam saja, Iran justru melakukan aksi balasan. Tak butuh waktu lama, Iran mengirimkan rudal balistiknya ke pangkalan udara AS di Qatar.
Belum berhenti di sana, Donald Trump saat itu melalui unggahan di akun X mendesak rezim Iran diganti. Namun siapa sangka, baru-baru ini Trump justru berkata sebaliknya usai gencatan senjata antara Iran dan Israel terjadi.
Lantas bagaimana pernyataan Donald Trump yang mencla-mencle soal rezim Iran yang sempat didesak untuk diganti? Melansir dari akun X @ZachJones1994, Kamis (26/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Desak Rezim Iran Diganti

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyerukan perubahan rezim Iran di akun media sosial miliknya. Desakan rezim Iran diganti ini muncul setelah AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran beberapa hari lalu.
"It's not politically correct to use the term, "Regime Change," but if the current Iranian Regime is unable to MAKE IRAN GREAT AGAIN, why wouldn't there be a Regime change??? MIGA!!!
(Secara politis tidak tepat untuk menggunakan istilah, "Pergantian Rezim," tetapi jika Rezim Iran saat ini tidak mampu MEMBUAT IRAN HEBAT LAGI, mengapa tidak ada pergantian Rezim??? MIGA!!!)," tulisnya dalam unggahan di akun X @realDonaldTrump.
Tolak Rezim Iran Diganti

Namun siapa sangka, sikap Donald Trump tiba-tiba berubah. Bagaimana tidak, setelah mendesak rezim Iran untuk diganti, kini Trump justru menolak hal tersebut.
Hal ini terjadi usai Iran sebelumnya membalas serangan AS dengan merudal pangkalan militer AS di Qatar. Usai peristiwa itu, Trump langsung mengumumkan gencatan senjata antara Israel dengan Iran.
Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Trump saat diwawancara oleh para wartawan. Saat itu para wartawan menanyakan apakah Trump ingin melihat perubahan rezim di Iran.
"Tidak, saya tidak mau. Saya ingin melihat semuanya tenang secepat mungkin. Perubahan rezim membutuhkan kekacauan dan idealnya, kita tidak ingin melihat begitu banyak kekacauan. Jadi kita lihat saja nanti," ujarnya penuh keyakinan, berbanding terbalik dengan unggahan sebelumnya.
Trump Justru Puji Iran

Menariknya lagi, Trump tiba-tiba memberikan sanjungan kepada Iran. Padahal sebelumnya, Ia tampak begitu getol ingin menumbangkan Iran.
"Anda tahu, orang Iran adalah pedagang yang sangat baik, pebisnis yang sangat baik, dan mereka punya banyak minyak. Mereka seharusnya baik-baik saja. Mereka seharusnya bisa membangun kembali dan melakukan pekerjaan dengan baik," puji Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
"Mereka tidak akan pernah punya nuklir, tetapi selain itu, mereka seharusnya melakukan pekerjaan dengan baik," tutup Trump.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4732017/original/005456000_1706775183-000_347D8B7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475693/original/008495600_1768641306-IMG_6770.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)























