Berita Ekonomi Terkini: Stok Beras Aman hingga Waspada Love Scam
Simak rangkuman Berita Ekonomi Terkini pada Jumat (9/1/2026) yang mencakup jaminan stok beras nasional aman hingga Idul Fitri 2026 serta peringatan OJK terkait peningkatan kasus kejahatan finansial 'love scam'.

Jakarta, 10 Januari 2026 – Berbagai peristiwa penting dalam sektor ekonomi nasional telah menjadi sorotan utama pada Jumat (9/1/2026) kemarin. Informasi ini mencakup kepastian ketersediaan pangan pokok hingga upaya mitigasi kejahatan finansial yang semakin marak. Peristiwa-peristiwa ini memberikan gambaran terkini mengenai stabilitas ekonomi dan tantangan yang dihadapi masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan jaminan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) sangat memadai untuk kebutuhan masyarakat. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peringatan keras mengenai fenomena 'love scam' yang kian meresahkan. Kedua isu ini menjadi fokus perhatian publik dan pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi serta keamanan finansial.
Rangkuman berita ekonomi ini penting untuk disimak kembali pada Sabtu pagi ini. Hal ini agar masyarakat memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi ekonomi terkini. Berita-berita ini juga menyoroti langkah-langkah strategis yang diambil oleh berbagai lembaga pemerintah.
Stok Beras Nasional Terjamin Hingga Idul Fitri
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan bahwa ketersediaan stok cadangan beras pemerintah (CBP) sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Total stok beras Bulog di seluruh tanah air saat ini mencapai 3.351.900 ton. Angka ini dinilai cukup untuk menghadapi berbagai perayaan penting.
Ketersediaan beras yang melimpah ini menjamin pasokan selama periode Imlek, Ramadhan, hingga Lebaran Idul Fitri 2026. Pernyataan ini disampaikan Rizal dalam konferensi pers terkait perkembangan penanganan bencana di wilayah Sumatera. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional.
Kepastian stok beras ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan atau kenaikan harga menjelang hari raya. Pemerintah melalui Bulog terus berupaya mengelola cadangan pangan dengan baik. Tujuannya adalah untuk memastikan distribusi yang lancar dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Infrastruktur dan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Di sektor infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah menuntaskan pemasangan Jembatan Bailey Krueng Beutong. Jembatan ini berlokasi di Kecamatan Beutong Ateuh Benggala, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Penyelesaian proyek ini menjadi krusial untuk konektivitas pasca-bencana.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya konektivitas sebagai urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, memastikan akses tetap terbuka sangat vital. Tujuannya adalah agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti.
Selain itu, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) siap menawarkan kerja sama investasi di World Economic Forum (WEF) 2026. Forum ini akan berlangsung di Davos, Swiss, pada 19-23 Januari 2026. Danantara akan fokus pada sektor-sektor strategis seperti transisi energi, ketahanan pangan, dan pengembangan industri bernilai tambah.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar 2,92 persen terhadap PDB tidak akan mengganggu kepercayaan investor. Defisit ini masih dianggap aman dan berada di bawah batas 3 persen.
Waspada Ancaman Kejahatan Finansial Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peringatan serius terkait tren kejahatan finansial digital yang sedang meningkat, yaitu 'love, relationship, and romance scam'. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa kejahatan ini bersifat global.
Kasus 'love scam' ini juga terbukti marak di Indonesia, dengan ditemukannya sindikat internasional yang beroperasi di Yogyakarta. Modus kejahatan ini memanfaatkan emosi dan hubungan personal untuk menguras aset finansial korban. OJK mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap bujuk rayu di dunia maya.
Peningkatan kasus ini menunjukkan perlunya edukasi dan literasi keuangan yang lebih masif kepada masyarakat. OJK terus berupaya melindungi konsumen dari berbagai bentuk kejahatan finansial digital. Hal ini dilakukan melalui sosialisasi dan penindakan tegas terhadap para pelaku. Masyarakat diharapkan dapat mengenali ciri-ciri 'love scam' agar tidak menjadi korban.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)















