Harga Emas Antam 6 Desember 2025: UBS Sedikit Menguat, Galeri24 Stabil
Berikut adalah daftar harga emas Pegadaian dari logam mulia buatan UBS dan Galeri24 yang berlaku pada hari Sabtu, 6 Desember 2025.

Pada hari Sabtu (6/12/2025), harga emas dari dua produk logam mulia di Pegadaian mengalami fluktuasi. Harga emas buatan UBS menunjukkan sedikit peningkatan, sementara harga emas Galeri24 tetap tidak berubah.
Emas Galeri24 dijual dengan harga tetap di Rp 2.444.000 per gram. Di sisi lain, harga emas UBS mengalami kenaikan terbatas sebesar Rp 2.000, menjadi Rp 2.471.000 per gram, yang sebelumnya berada di Rp 2.469.000. Emas Galeri24 tersedia dalam ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, sedangkan emas UBS dapat dibeli dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.
Berikut adalah rincian lengkap harga emas Pegadaian dari masing-masing produk, seperti yang dikutip dari Antara:
Harga emas UBS:
- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp 1.336.000
- Harga emas UBS 1 gram: Rp 2.471.000
- Harga emas UBS 2 gram: Rp 4.904.000
- Harga emas UBS 5 gram: Rp 12.117.000
- Harga emas UBS 10 gram: Rp 24.106.000
- Harga emas UBS 25 gram: Rp 60.147.000
- Harga emas UBS 50 gram: Rp 120.048.000
- Harga emas UBS 100 gram: Rp 240.001.000
- Harga emas UBS 250 gram: Rp 599.826.000
- Harga emas UBS 500 gram: Rp 1.198.244.000
Harga emas Galeri24:
- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp 1.282.000
- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp 2.444.000
- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp 4.815.000
- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp 11.948.000
- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp 23.833.000
- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp 59.434.000
- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp 118.774.000
- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp 237.433.000
- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp 589.806.000
- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp 1.179.610.000
- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp 2.359.219.000
Harga Emas di Pasar Global

Sebelumnya, pada perdagangan Jumat, 5 Desember 2025, harga emas dunia mengalami penguatan. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya harapan akan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral Amerika Serikat pada minggu depan. Di sisi lain, harga perak juga melonjak mencapai level tertinggi.
Mengutip dari CNBC pada Sabtu (6/12), harga emas di pasar spot naik sebesar 1% menjadi USD 4.212,16 per ounce. Meskipun demikian, harga emas masih berada di jalur untuk mengalami penurunan mingguan sebesar 0,4%. Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari tetap stabil di angka USD 4.243 per ounce.
"Pasar semakin yakin bank sentral akan memangkas (suku bunga) dan sebagai respons terhadap hal itu, kami melihat dolar AS sedikit melemah dan itu menguntungkan emas," ungkap Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy TD Securities.
Data ekonomi dari AS menunjukkan bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti meningkat 0,3% pada bulan September, dengan kenaikan tahunan melambat menjadi 2,8% dari sebelumnya 2,9% pada bulan Agustus.
Hal ini terjadi setelah data penggajian swasta menunjukkan penurunan yang paling tajam dalam lebih dari dua setengah tahun pada bulan lalu. Dengan kondisi ini, para investor mulai melihat potensi pergerakan harga emas yang lebih positif ke depannya.
Harga Emas Tunjukkan Tren Perubahan Signifikan

Komentar dovish dari beberapa pejabat Federal Reserve (The Fed) semakin meningkatkan harapan akan adanya pelonggaran kebijakan moneter. Berdasarkan alat FedWatch CME, terdapat probabilitas sebesar 87,2% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed yang berlangsung pada 9-10 Desember mendatang.
Alex Ebkarian, COO di Allegiance Gold, menyatakan bahwa harga emas diperkirakan akan berada dalam kisaran USD 4.200 hingga USD 4.500 tahun ini, dan antara USD 4.500 hingga USD 5.000 tahun depan, tergantung pada keputusan yang diambil oleh The Fed.
Di sisi lain, permintaan terhadap emas fisik di India dan Tiongkok mengalami penurunan pada minggu ini, karena para pembeli memilih untuk menunggu adanya koreksi harga spot. Sementara itu, harga perak mengalami kenaikan sebesar 2,6% menjadi USD 58,59 per ons, dan meningkat 4% dalam minggu ini setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di USD 59,32.
Melek menyatakan, "(Perak) mengikuti jejak emas dan banyak investor masih percaya bahwa perak relatif murah."
Ia juga menambahkan bahwa defisit struktural serta meningkatnya permintaan untuk elektrifikasi menjadi faktor yang mendukung kenaikan harga. Sepanjang tahun ini, logam putih ini telah menguat hingga 98%, didorong oleh defisit pasokan dan masuknya ke dalam daftar mineral penting di AS.
Untuk harga platinum, tercatat stabil di level USD 1.646,10, sedangkan paladium mengalami kenaikan 0,3% menjadi USD 1.453,39.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481371/original/037143900_1769091608-Presiden_Prabowo_Subianto_di_WEF-3.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481376/original/075507400_1769092696-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_21.15.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212278/original/085926800_1746607936-Inter_Milan_vs_Barcelona-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478810/original/094393800_1768927580-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456859/original/027443500_1766978470-Bahlil_Lahadalia.jpeg)























