Kilas Balik Ekonomi Nasional: ITDC Genjot Event Mandalika, Pertamina Tambah 173 Ribu Tabung LPG di Bali
Berbagai peristiwa penting mewarnai **ekonomi nasional** pekan lalu, mulai dari dampak Sirkuit Mandalika hingga penambahan 173 ribu tabung LPG subsidi di Bali. Simak selengkapnya!

Beragam peristiwa penting di bidang ekonomi terjadi pada Jumat (5/9) lalu, mencakup berbagai sektor vital yang memengaruhi stabilitas dan pertumbuhan di Indonesia. Dari upaya peningkatan pariwisata hingga jaminan ketersediaan energi, langkah-langkah strategis diambil untuk mendorong roda perekonomian nasional.
Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan dampak ekonomi yang signifikan, membuka lapangan kerja baru, serta memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi. Langkah-langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dan BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan rakyat.
Pemain kunci dalam dinamika ini meliputi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) di sektor pariwisata, Badan Pengelola Investasi Danantara dalam pembiayaan pembangunan, serta PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang berperan dalam penyediaan energi dan pangan.
Dampak Ekonomi Sirkuit Mandalika dan Konektivitas Regional
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) secara aktif menggelar beragam event di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan tujuan utama menciptakan dampak ekonomi yang luas. Upaya ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, menunjukkan komitmen terhadap pengembangan daerah.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandi Satria, menyatakan bahwa ribuan tenaga kerja, termasuk volunteer dan marshal, direkrut untuk mendukung penyelenggaraan event. Salah satu acara besar yang akan datang adalah Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 3–5 Oktober 2025, yang diharapkan akan menarik banyak pengunjung dan menggerakkan ekonomi lokal.
Selain itu, sektor transportasi juga menunjukkan geliat positif dengan pembukaan rute internasional langsung dari Semarang ke Malaysia. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, berharap rute ini akan memberikan dampak yang baik terhadap pengembangan kedua wilayah, khususnya dalam sektor pariwisata.
Pembukaan rute ini merupakan langkah strategis yang ditunggu oleh para pelaku wisata, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat konektivitas ekonomi antara Indonesia dan Malaysia.
Dukungan Pembiayaan Pembangunan dan Ketersediaan Pangan
Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian terhadap obligasi patriot (patriot bond) yang diluncurkan oleh Badan Pengelola Investasi Danantara. Instrumen ini dirancang untuk membiayai berbagai program pembangunan nasional, termasuk proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di 33 lokasi di seluruh Indonesia.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengutip pernyataan Presiden Prabowo: “Patriot bond bagus sekali berhasil tadi disampaikan, sangat berhasil. Patriot bond itu kepercayaan kepada negara, dari apa yang disampaikan Presiden dan diperjuangkan Pak Rosan, bagus sekali tadi kinerja Danantara. Itu bukti kepercayaan kepada negara.” Ini menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap kemampuan negara dalam mengelola investasi.
Di sektor pangan, PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk subsidi dan nonsubsidi untuk mendukung kesiapan musim tanam di wilayah Indonesia Timur. Hingga 31 Agustus 2025, tercatat sebanyak 246.919 ton pupuk telah disiapkan, termasuk untuk wilayah Maluku Utara.
General Manager Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, merinci bahwa pupuk subsidi yang tersedia mencapai 233.599 ton, terdiri dari urea (100.588 ton), NPK (119.682 ton), NPK formula khusus (8.404 ton), dan pupuk organik (4.925 ton). Ketersediaan ini krusial untuk menjaga produktivitas pertanian.
Antisipasi Kebutuhan Energi di Masa Libur
PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah antisipatif dengan menambah pasokan liquefied petroleum gas (LPG) subsidi ukuran 3 kg di Bali. Sebanyak 173 ribu tabung LPG tambahan disalurkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama periode libur Maulid Nabi, yang berlangsung dari 5 hingga 7 September 2025.
Manajer Komunikasi, Relasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan mitigasi. Penyaluran fakultatif ini dilakukan sebagai tambahan di luar penyaluran reguler untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.
Langkah ini menunjukkan kesigapan Pertamina dalam merespons fluktuasi permintaan pasar, terutama pada momen-momen liburan. Penambahan pasokan LPG subsidi ini diharapkan dapat mencegah kelangkaan dan menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, khususnya di daerah pariwisata seperti Bali.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475773/original/014572800_1768649118-Pesawat_ATR_42-500.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475771/original/088967700_1768649021-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_18.10.18.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475762/original/037504600_1768647454-112529.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475758/original/042359500_1768646932-Pencarian_pesawat_ATR_hilang_kontak_di_Maros.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475744/original/094296200_1768646383-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_16.55.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4732017/original/005456000_1706775183-000_347D8B7.jpg)
















