Wamentrans: Program Transmigrasi Fokus Bangun Kawasan Ekonomi Terintegrasi
Wakil Menteri Transmigrasi menegaskan program transmigrasi kini diarahkan untuk menciptakan kawasan ekonomi terintegrasi, meningkatkan kesejahteraan melalui komoditas unggulan dan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi pada Sabtu, 17 Januari 2026, menegaskan fokus baru program transmigrasi di Indonesia. Penegasan ini disampaikan dalam acara Festival Nanas 2026 yang berlangsung di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Riau. Program transmigrasi kini diarahkan untuk membangun kawasan ekonomi terintegrasi secara menyeluruh.
Viva Yoga menjelaskan bahwa transformasi transmigrasi tidak lagi semata-mata berorientasi pada perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain. Lebih dari itu, program ini kini berpusat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. Peningkatan kesejahteraan ini mencakup baik warga transmigran maupun masyarakat lokal yang sudah ada di lokasi tersebut.
Arah baru ini bertujuan untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi mandiri. Hal ini akan dicapai melalui penguatan komoditas unggulan, pembangunan infrastruktur yang memadai, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.
Transformasi Transmigrasi untuk Kesejahteraan Ekonomi
Program transmigrasi mengalami pergeseran paradigma signifikan. Fokus utamanya bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan pada peningkatan kesejahteraan. "Program transmigrasi bukan semata berorientasi kepada perpindahan jumlah penduduk saja, tapi kita fokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi," kata Viva Yoga.
Pendekatan ini menekankan pembangunan kawasan ekonomi yang terintegrasi. Hal ini dilakukan melalui penguatan komoditas unggulan daerah. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang mendukung juga menjadi prioritas utama untuk mewujudkan kawasan ekonomi terintegrasi.
Pemberdayaan masyarakat lokal dan transmigran menjadi kunci keberhasilan. Tujuannya adalah menciptakan kemandirian ekonomi. Ini akan memastikan keberlanjutan program jangka panjang dan peningkatan kualitas hidup di kawasan transmigrasi.
Dukungan Demplot dan Komoditas Unggulan Kawasan Ekonomi Terintegrasi
Wamentrans meninjau demplot atau lahan percontohan di BPPMT Pekanbaru. Demplot ini menjadi bagian penting dari persiapan penerapan program di kawasan transmigrasi. Tujuannya adalah menyesuaikan dengan kondisi iklim dan kebutuhan calon transmigran.
Berbagai komoditas unggulan telah diuji coba di demplot tersebut. Contohnya termasuk budidaya nanas moris, bioflok ikan nila, dan ternak ayam kampung unggul balitbangtan (KUB). Selain itu, tanaman hidroponik juga menjadi pilihan budidaya yang menjanjikan untuk mendukung ekonomi kawasan.
Model pengembangan ini akan diterapkan di berbagai kawasan transmigrasi baru. Salah satu contohnya adalah kawasan Barelang (Batam, Rempang, Galang). Di sana, bioflok ikan nila dan hidroponik akan didorong sebagai model pemberdayaan ekonomi dan kemandirian pangan rumah tangga.
"Akan kita terapkan di kawasan transmigrasi, salah satunya demplot penanaman nanas moris, kemudian demplot budidaya nila, ayam KUB, dan tanaman hidroponik," ujarnya.
Kontribusi Transmigrasi pada Ketahanan Pangan Nasional
Program transmigrasi juga memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Fokusnya adalah penguatan sumber karbohidrat dan pengembangan protein hewani. Ini dilakukan melalui budidaya ikan di kawasan transmigrasi.
Untuk tahun 2026, ada penekanan khusus pada pemenuhan kebutuhan protein. "Untuk tahun 2026, kita akan lebih fokus kepada pengembangan pemenuhan kebutuhan protein, terutama protein hewani, dan di kawasan transmigrasi kita ingin mengembangkan bioflok nila," ungkap Viva Yoga.
Strategi ini didukung oleh peningkatan sarana dan prasarana dasar. Pembangunan jalan, jembatan, fasilitas umum, hingga pendidikan menjadi prioritas. Tujuannya adalah menjadikan kawasan transmigrasi lebih menarik bagi investasi dan aktivitas ekonomi.
"Kita menginginkan kawasan transmigrasi menjadi kawasan strategis untuk investasi dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan transmigrasi," tuturnya.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4732017/original/005456000_1706775183-000_347D8B7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475693/original/008495600_1768641306-IMG_6770.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)











