Pertama Kalinya, GoTo Bayarkan Iuran BPJS Kesehatan untuk Mitra Driver Terbaik
Pendaftaran untuk Mitra Juara di luar Surabaya akan dibuka pada 1 Januari 2026, dengan kepesertaan berlaku mulai 2 Februari 2026.

PT GoToGojek Tokopedia Tbk (GOTO) menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi mitra roda dua dan roda empat yang berprestasi dalam ekosistem Gojek. Langkah ini merupakan bagian dari Program Apresiasi Mitra yang ditujukan untuk menghargai kontribusi mitra berkinerja terbaik di seluruh Indonesia.
Menurut informasi resmi yang diberikan, GoTo akan memberikan program ini kepada ratusan ribu mitra. Sebagai langkah awal, inisiatif ini dimulai dengan menjangkau 10.000 Mitra Juara yang berada di Surabaya.
Pemberian bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan ini ditujukan untuk mitra roda dua dan roda empat dalam kategori Mitra Juara. Kategori Mitra Juara ditentukan berdasarkan kriteria seperti keaktifan, tingkat kinerja, dan pelayanan. Mitra driver Surabaya yang termasuk dalam kategori ini dapat mendaftar melalui aplikasi Gojek Driver mulai tanggal 11 Desember 2025, dan kepesertaan akan efektif mulai 2 Januari 2026.
Sementara itu, pendaftaran untuk Mitra Juara di luar Surabaya akan dibuka pada 1 Januari 2026, dengan kepesertaan berlaku mulai 2 Februari 2026.
Hans Patuwo, yang menjabat sebagai President On-Demand Services (ODS) dan Chief Operating Officer Goto, menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan serta perlindungan bagi para mitra.
"Kali ini, kami mengumumkan program bantuan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk ratusan ribu mitra berprestasi. Harapan kami, komitmen teguh ini menjadi langkah berkelanjutan agar mitra dapat terus mencari nafkah dengan lebih aman, tenang, dan sejahtera," ungkapnya dikutip di Jakarta, Kamis (11/12).
Bayar Iuran untuk Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian

GoTo akan menanggung iuran untuk program BPJS Ketenagakerjaan, yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi mitra. Sedangkan untuk BPJS Kesehatan, kepesertaan akan bersifat opsional. Bagi mitra yang berprestasi dan bersedia menjadi peserta, GoTo akan menanggung biaya iuran mereka.
Namun, sesuai dengan peraturan pemerintah yang mengharuskan kepesertaan seluruh anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga, iuran untuk anggota keluarga tetap menjadi tanggung jawab mitra.
"Sepanjang perjalanan kami hingga hari ini, komitmen dalam 'Mendengarkan, Melindungi, dan Menyejahterakan Mitra' terus kami pegang teguh. Inisiatif ini merupakan salah satu dari wujud nyata dan langkah proaktif GoTo dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan mitra," kata Hans.
Danantara dalam Proses Merger dengan Grab

Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai isu merger antara GoTo dan Grab, yang juga melibatkan Danantara.
Sekretaris Perusahaan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, R.A Koesomohadiani, menyatakan bahwa perusahaan telah mengetahui adanya pemberitaan terbaru mengenai kemungkinan tindakan korporasi di masa depan yang berkaitan dengan perusahaan.
"Pada tahap ini, tidak terdapat informasi baru yang dapat kami sampaikan selain dari yang telah perseroan sampaikan di dalam keterbukaan informasi sebelumnya," ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI yang ditulis pada Selasa (2/12).
Ia juga menegaskan bahwa sebagai perusahaan Indonesia, GoTo selalu mendukung prioritas pemerintah dan berkomitmen untuk melanjutkan hal tersebut. "Selain itu, kesejahteraan mitra pengemudi kami tetap menjadi tujuan utama," tambahnya.
R.A Koesomohadiani menambahkan bahwa sebagai perusahaan publik, mereka terbuka untuk berbagai diskusi yang dapat mendukung kepentingan jangka panjang seluruh pemangku kepentingan.
"Dan apabila terdapat suatu proses yang sudah lebih matang, di mana hal tersebut akan melibatkan berbagai pihak, perseroan akan senantiasa mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata dia.
Komitmen Jaga Transparansi
Ia menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akan menginformasikan setiap hal yang material sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Di saat yang bersamaan, kami akan terus fokus pada pelaksanaan yang solid dan memberikan pelayanan yang efektif kepada pelanggan. Ini adalah upaya terbaik untuk meningkatkan pencapaian bagi semua pihak," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang juga menjabat sebagai CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa proses penggabungan atau merger antara GoTo dan Grab masih berlangsung. Pernyataan ini disampaikan setelah ia menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. "Proses itu masih berjalan," kata Rosan saat ditanya mengenai perkembangan merger antara dua raksasa teknologi tersebut, seperti yang dikutip dari Antara pada Kamis, 27 November 2025.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475804/original/020764700_1768654307-IMG_6777.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475801/original/084943600_1768652673-Banjir_Pemalang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475773/original/014572800_1768649118-Pesawat_ATR_42-500.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475771/original/088967700_1768649021-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_18.10.18.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475762/original/037504600_1768647454-112529.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475758/original/042359500_1768646932-Pencarian_pesawat_ATR_hilang_kontak_di_Maros.png)

















