Strategi Jitu Bapenda Badung: Penerimaan Pajak Daerah Badung Tembus Rp5,1 Triliun, Naik 10 Persen dari Tahun Lalu!
Bapenda Badung berhasil optimalkan Penerimaan Pajak Daerah Badung hingga Rp5,1 triliun per September 2025, melampaui capaian tahun sebelumnya. Apa saja strateginya?

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung, Bali, secara gencar menerapkan berbagai strategi inovatif untuk mengoptimalkan Penerimaan Pajak Daerah Badung. Upaya ini dilakukan secara masif dan terstruktur guna memastikan setiap potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan demi pembangunan berkelanjutan.
Kepala Bapenda Badung, Ni Putu Sukarini, menyatakan bahwa langkah-langkah ini telah menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Hingga September 2025, realisasi Penerimaan Pajak Daerah Badung berhasil melampaui capaian periode yang sama pada tahun 2024.
Peningkatan tersebut mencapai 10 persen, membuktikan efektivitas pendekatan yang diambil oleh Bapenda Badung dalam mengelola dan meningkatkan pendapatan dari sektor pajak daerah. Capaian ini menjadi indikator positif bagi stabilitas fiskal daerah.
Inovasi Digital dan Kolaborasi dalam Optimalisasi Pajak
Salah satu terobosan kunci yang diterapkan oleh Bapenda Badung adalah Sistem Informasi Optimalisasi Pajak Daerah (SIOPD). Sistem ini dirancang untuk melibatkan seluruh unsur perangkat daerah, mulai dari camat, perbekel/lurah, hingga kepala lingkungan, dalam proses pendataan dan validasi potensi pajak.
Menurut Ni Putu Sukarini, SIOPD menjadi strategi vital dalam mengidentifikasi dan memaksimalkan setiap potensi pendapatan yang ada secara masif. Dengan adanya sistem ini, Bapenda dapat memiliki data yang lebih akurat dan komprehensif mengenai objek dan subjek pajak.
Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa tidak ada potensi pajak yang terlewatkan, sekaligus mempercepat proses pengumpulan data. Penerapan teknologi ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Penerimaan Pajak Daerah Badung.
Pendekatan terstruktur melalui SIOPP ini menjadi fondasi kuat bagi Bapenda Badung untuk mencapai target Penerimaan Pajak Daerah Badung yang telah ditetapkan. Ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan publik yang lebih baik.
Penagihan Proaktif dan Pelayanan Prima untuk Wajib Pajak
Selain inovasi digital, Bapenda Badung juga gencar melakukan optimalisasi penagihan piutang pajak daerah. Pendekatan yang lebih proaktif dalam penagihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan realisasi penerimaan pajak.
Langkah ini tidak hanya fokus pada pengumpulan tunggakan, tetapi juga bertujuan untuk memperbaiki tingkat kepatuhan wajib pajak secara keseluruhan. Dengan penagihan yang lebih terarah, diharapkan kesadaran masyarakat akan kewajiban pajak semakin meningkat.
Di samping itu, Bapenda Badung juga memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui berbagai program. Contohnya adalah Pekan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Program Jemput Bola Pelayanan Pajak di Kantor Camat dan Kantor Desa.
Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. "Kegiatan ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak di kalangan wajib pajak," jelas Ni Putu Sukarini.
Capaian Signifikan dan Komitmen Berkelanjutan
Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Badung per September 2025 tercatat sebesar Rp5.133.587.798.482. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan capaian September 2024, yaitu Rp4.680.255.682.354.
Peningkatan sebesar 10 persen ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi yang dijalankan oleh Bapenda Badung. "Ini membuktikan bahwa strategi yang kami jalankan tepat sasaran," ujar Ni Putu Sukarini.
Bapenda Badung berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan daerah. Tujuannya adalah untuk mendukung kemajuan Kabupaten Badung yang berkelanjutan di masa mendatang.
Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus mendukung upaya peningkatan Penerimaan Pajak Daerah Badung. Hal ini penting untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Badung.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4732017/original/005456000_1706775183-000_347D8B7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475693/original/008495600_1768641306-IMG_6770.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)














