Trivia: Pemkot Tangerang Beri Pelatihan Manajerial ke 104 Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemkot Tangerang serius perkuat ekonomi rakyat melalui pelatihan manajerial bagi 104 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan. Apa dampak program ini bagi warga?

Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui serangkaian pelatihan manajerial. Pelatihan ini secara khusus ditujukan bagi para pengurus 104 Koperasi Merah Putih (KMP) yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Tangerang. Inisiatif ini dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus, dengan tujuan meningkatkan kapasitas bisnis dan operasional koperasi.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi, menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting. Materi yang diberikan meliputi pemberdayaan keterampilan tata kelola kelembagaan koperasi serta strategi pemasaran yang efektif. Hal ini dirancang untuk memastikan KMP dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan di masa depan.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan internal koperasi, tetapi juga diselaraskan dengan program prioritas Pemkot Tangerang. Suli Rosadi menegaskan bahwa bisnis yang dijalankan KMP harus mendukung inisiatif seperti "gampang sekolah", "gampang kerja", dan "gampang sembako". Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung dan positif bagi masyarakat luas di Kota Tangerang.
Optimalisasi Bisnis dan Sinergi Program Pemkot
Pelatihan manajerial yang diberikan kepada pengurus Koperasi Merah Putih dirancang untuk mengoptimalkan kinerja bisnis mereka. Suli Rosadi menekankan pentingnya tata kelola yang baik dan strategi pemasaran yang inovatif agar koperasi dapat bersaing. Ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan investasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi.
Selaras dengan visi Pemkot Tangerang, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Keterkaitan dengan program "gampang sekolah", "gampang kerja", dan "gampang sembako" menunjukkan bahwa KMP memiliki peran strategis. Mereka dapat menjadi penyedia kebutuhan dasar atau memfasilitasi akses pendidikan dan lapangan kerja bagi warga.
Komitmen Pemkot Tangerang dalam mendirikan Koperasi Merah Putih ini melampaui sekadar pencapaian target kuantitas. Suli Rosadi menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah memperkuat fondasi perekonomian rakyat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membumikan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan pelatihan yang komprehensif ini, setiap Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mengidentifikasi peluang pasar. Mereka juga didorong untuk mengembangkan produk atau layanan yang relevan dengan kebutuhan komunitas. Ini adalah langkah nyata menuju pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga.
Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Ekonomi dan Apresiasi Nasional
Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif berskala nasional yang bertujuan mendorong pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. Program ini diwujudkan melalui pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan, menjadikannya ujung tombak pembangunan ekonomi lokal. Kota Tangerang telah menjadi salah satu daerah percontohan yang berhasil mengimplementasikan program ini secara menyeluruh.
Keberhasilan Pemkot Tangerang dalam membentuk 104 Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan mendapat pengakuan tinggi. Pada upacara peringatan Hari Pengayoman Ke-80, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten memberikan dua penghargaan. Penghargaan tersebut ditujukan kepada Wali Kota Tangerang dan Disperindagkop UKM Kota Tangerang atas komitmen dan dedikasi mereka.
Suli Rosadi menyatakan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah semangat baru. Ini menjadi dorongan untuk memastikan keberadaan 104 Koperasi Merah Putih benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Koperasi-koperasi ini diharapkan tidak hanya ada secara formal, tetapi juga aktif dalam kegiatan ekonomi.
Ke depan, Pemkot Tangerang memiliki harapan besar agar setiap Koperasi Merah Putih dapat tumbuh dan berkembang menjadi pilar ekonomi yang berkelanjutan. Koperasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung dan signifikan bagi warga di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, program ini akan terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Sumber: AntaraNews

























:strip_icc()/kly-media-production/medias/2976158/original/070337400_1574578011-Ilustrasi_Aparatur_Sipil_Negara.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568944/original/059485100_1777397365-WhatsApp_Image_2026-04-29_at_00.24.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568943/original/099986000_1777397212-IMG_20260428_234148.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568925/original/005864300_1777392439-IMG_4111.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568872/original/074765900_1777384329-1001960552.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5568892/original/012409900_1777388072-WhatsApp_Image_2026-04-28_at_21.32.20.jpeg)























