Barat skeptis terhadap Iran

Pihak Barat mempertanyakan pernyataan Iran bahwa kesepakatan uranium diganti bahan bakar nuklir akan tercapai dalam waktu dekat.
Menteri luar negeri Iran Manouchehr Mottaki mengatakan pada sebuah konperensi pers di Jerman bahwa kesepakatan akan tercapai "dalam waktu dekat".
Tetapi Amerika Serikat dan Uni Eropa menyatakan ketidakyakinan.
Mereka memandang Iran harus memberikan tawaran yang signifikan atau dikenai sanksi baru.
Cina mengatakan perundingan berada pada "tahap genting". Beijing diketahui menentang penambahan sanksi terhadap Teheran.
Amerika dan sekutu-sekutunya khawatir Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir, meskipun Iran menegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai.
Menteri luar negeri Amerika Robert Gates di Ankara meragukan pernyataan Iran bahwa kesepakatan akan dicapai.
Dia mengatakan kepada para wartawan bahwa dirinya tidak merasa kesepakatan akan dicapai.
'Cara baru'
Jika Iran siap menerima usulan AS, Rusia, Cina, Inggris, Perancis dan Jerman yang berisi penyerahan uranium hasil pengayaan maka negara itu harus menyampaikan pesan tersebut ke badan pengawas nuklir PBB, IAEA, kata Gates.
Dia mengisyaratkan negara-negara Barat perlu memikirkan "cara baru" dalam menghadapi Iran.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle mengatakan di depan konferensi keamanan tahunan di Muenchen : "Kami sudah menawarkan bantuan kepada mereka. Tetapi sampai sejauh ini belum ada reaksi.
"Dan saya tidak melihat apapun sejak kemarin (hari Jumat) yang dapat mengubah pandangan kami."
Penasihat Keamanan Nasional Amerika Jenderal James Jones memperingatkan diterapkannya peningkatan sanksi dan pengucilan terhadap Iran.
Pejabat masalah luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton mengatakan di konferensi tersebut bahwa Iran harus melapor kepada pimpinan IAEA tentang program nuklirnya.
"Muncul kebutuhan bagi terciptanya kembali kepercayaan bahwa program nuklir Iran memang untuk tujuan damai," katanya seperti dikutip Reuters.
"Hal ini harus dilakukan lewat perundingan. Tetapi pembicaraan harus dilakukan semua pihak dan saya sudah siap melakukan perundingan yang berarti dan produktif. Pembicaraan yang langsung menyentuh masalah."





























