Uni Eropa menyatakan Gaddafi harus pergi

Para pemimpin 27 negara anggota Uni Eropa menyatakan pemimpin Libia, Muammar Gaddafi, harus menyerahkan kekuasaan.

Pertemuan Uni Eropa di Brusel

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Pertemuan berupaya untuk mencapai pendekatan bersama atas Libia

Uni Eropa menggelar pertemuan darurat di Brusel untuk mencapai pendekatan bersama atas krisis politik dan kemanusiaan di Libia.

Ketika tiba di tempat pertemuan, Presiden Komisi Eropa, Jose Manuel Barroso, mengatakan kepada para wartawan: "Sehubungan dengan Libia, masalahnya bernama Gaddafi. Dia harus pergi."

Barroso mengatakan Uni Eropa akan mengkaji semua kemungkinan untuk mencapai hal tersebut dengan menghormati hukum internasional dan juga bekerjasama dengan sekutu dan mitra di wilayah.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan Uni Eropa harus menjadi lambang persatuan karena perbedaan akan 'dimainkan oleh tangan Gaddafi.'

Prancis mendesak agar negara-negara lain mengikuti langkah mereka untuk mengakui dewan pemerintaan sementara oleh kelompok pemberontak.

Namun sejauh ini, langkah itu tidak berhasil mendapatkan dukungan yang meluas.

Selain membahas masalah Libia, para pemimpin Uni Eropa juga membicarakan upaya untuk ke luar dari krisis hutang, yang melanda beberapa negara anggotanya.

Seruan Obama

Di Washington, Presiden Obama mengatakan dunia memiliki kewajiban untuk mencegah pembunuhan massal atas warga sipil Libia, seperti yang pernah terjadi di Bosnia dan Rwanda pada masa 1990-an.

"Saya tetap yakin bahwa bukan hanya Amerika Serikat, namun juga masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk mencegah pengulangan dari sesuatu yang terjadi di Balkan pada tahun 1990-an atau yang terjadi di Rwanda."

Dalam konferensi persnya, Obama menambahkan Amerika Serikat akan menempuh berbagai tindakan untuk memastikan Gaddafi melepaskan kekuasaan.

"Kelompok pemberontak sekarang mulai mengorganisasi diri, oleh karena itu kita akan meneruskan tekanan. Dan itulah sebabnya kenapa saya katakan kami tidak membuang opsi apapun dari meja pada saat ini," tambahnya.

Obama juga menunjuk seorang utusan untuk berkonsultas dengan kelompok oposisi Libia.

Serangan meningkat

Sementara itu di Libia, kekuatan pendukung Gaddafi terus merebut kembali wilayah yang sempat dikuasai kelompok pemberontak.

Dan serangan udara semakin banyak atas pelabuhan minyak Ras Lanuf dengan laporan-laporan yang menyebutkan sasaran berupa pusat penyulingan minyak maupun kawasan pemukiman.

Ras Lanuf dikuasai oleh kelompok anti Gaddafi selama beberapa hari ini dan di bawah serangan udara, mereka dilaporkan masih mengendalikan pusat kota maupun beberapa kawasan pemukiman.

Sedangkan Zawiya, di sebelah barat Tripoli, sudah direbut kembali oleh para pendukung Gaddafi setelah serangan udara selama beberapa hari.

Seorang pejuang perlawanan mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa mereka kini terputus dengan dunia luar.

Reuters juga melaporkan terjadi serangan bom atas Uqaylah dan Brega.