Unjuk rasa terus berlanjut di Deraa

Unjuk rasa di Deraa, Suriah

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Unjuk rasa berawal di Deraa dan menyebar ke beberapa kota lain di Suriah,

Laporan-laporan dari Suriah menyebutkan aparat keamanan di Deraa melepas tembakan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa.

Ada juga laporan bahwa suara tembakan terdengar di kota itu namun dibantah oleh aparat keamanan.

Sedikitnya 30 orang tewas akibat rangkaian unjuk rasa di Suriah dalam 10 hari belakangan.

Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kelompok pengunjuk rasa yang menuntut reformasi politik itu kembali berkumpul di lapangan utama Deraa setelah tembakan gas air mata.

Sementara itu pasukan dikerahkan ke Latakia, di sebelah timur laut Suriah, setelah tewasnya 12 orang akibat kerusuhan Jumat kemarin.

Pihak berwenang menuding pihak asing berada dibalik kekerasan tersebut, namun warga setempat mengatakan para pendukung pemerintah yang memicu kekerasan.

Undang-undang darurat

Presiden Suriah, Bashar al-Assad

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden al-Assad dilaporkan akan mencabut UU darurat Selasa 29 Maret.

Sumber-sumber pemerintah mengatakan Presiden Bashar al-Assad kemungkinan akan mengumumkan pencabutan undang-undang darurat pada Selasa (29/03).

Pencabutan undang-undang darurat -yang sudah berlaku selama hampir 50 tahun- merupakan salah satu tuntutan para pengunjuk rasa, selain reformasi politik yang lebih memberikan kebebasan sipil lebih besar bagi warga.

Unjuk rasa di Suriah berawal di Deraa pada tanggal 18 Maret dan menyebar ke beberapa kota lain, yang mengancam kepemimpinan Presiden Assad, yang meneruskan kekuasaan dari ayahnya Hafez, yang wafat tahun 2000.

Para pengunjuk rasa bertekad akan terus turun ke jalan sampai tuntutan mereka dipenuhi.

Sementara itu, sebuah lembaga di London yang mengamati hak asasi Suriah -Syrian Observatory for Human Rights- mengumumkan daftar 41 orang yang ditangkap pada hari Jumat di sekitar ibukota Damaskus dan beberapa kota lain.

Dan Reuters, Minggu 27 Maret, menyebutkan dua wartawan mereka di Suriah -produser Ayat Basma dan juru kamera Ezzat Baltaji- hilang.