AS bertemu utusan Kolonel Gaddafi

Sumber gambar, Getty
Para pejabat Amerika melakukan perundingan langsung dengan para wakil dari pemerintah Kol Muammar Gaddafi, demikian pengukuhan dari Departemen Luar Negeri AS.
AS mengatakan pertemuan ini kembali mengulangi tuntutan agar Kol Gaddafi mengundurkan diri, dan tidak ada perundingan dalam pertemuan ini.
Seorang juru bicara pemerintah Libia mendukung dialog dengan AS, tetapi hanya jika bebas dari prasyarat.
Pada hari Senin, pemberontak mengatakan mereka mengusir tentara pemerintah ke arah barat setelah merebut kembali sebagian besar kota Brega.
Pemerintah Libia membantah klaim ini, dan menegaskan bahwa kota penting penyulingan minyak itu masih sepenuhnya di bawah kekuasaan mereka.
Pesan lantang
Dalam satu pernyataan, Departemen Luar Negeri AS mengatakan para pajabat telah menyampaikan pesan yang "jelas dan tegas" kepada wakil Kol Gaddafi bahwa pemimpin Libia itu harus turun.
"Pesan itu singkat dan tidak samar --Gaddafi harus meninggalkan kekuasaan supaya bisa dimulai proses politik baru yang mencerminkan keinginan dan aspirasi rakyat Libia," kata pernyataan itu.
AS tidak menjelaskan tentang lokasi pembicaraan, namun Libia mengatakan pertemuan berlangsung hari Sabtu di Tunisia.
Juru bicara pemerintah Libia, Moussa Ibrahim, memuji pembicaraan ini sebagai langkah penting dalam "memperbaiki hubungan" dengan AS.
"Kami mendukung setiap dialog, setiap prakarsa damai sepanjang tidak memutuskan masa depan Libia dari luar," katanya kepada para wartawan di Tripoli.





























