Kematian jenderal pemberontak Libia masih misteri

Abdel Fattah Younes termasuk salah seorang bekas tokoh penting di rezim Gaddafi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Abdel Fattah Younes termasuk salah seorang bekas tokoh penting di rezim Gaddafi

Kematian panglima militer pemberontak Libia Abdel Fattah Younes masih menyisakan banyak tanda tanya besar dua hari setelah dia dan dua ajudannya ditembak mati.

Pimpinan dewan pemberontak Libia, Mustafa Abdul-Jalil mengatakan Jenderal Younes dibunuh oleh kawanan bersenjata setelah dia ditarik dari fron pertempuran untuk diinterogasi seputar kecurigaan bahwa keluarganya masih memiliki hubungan dengan pemerintah Kolonel Muammar Gaddafi.

Dalam pengumuman hari Kamis larut malam (28/7), Jalil mengumumkan pimpinan kelompok orang yang membunuh dia telah ditangkap.

Belum diumumkan

Pasukan pemberontak belum mengumumkan jati diri dan motif kelompok bersenjata yang dikatakan membunuh Younes.

Meski mayat Jenderal Younes dan kedua bawahannya belum ditemukan, Jalil mengumumkan masa tiga hari berkabung untuk menghormati mereka.

Juga belum ada keterangan mengenai tempat sang jenderal diserang dan tempat jasad para korban berada.

Jenderal Younes yang ikut memperkuat rezim Gaddafi sejak kudeta tahun 1969, adalah menteri dalam negeri Libia hingga pemberontakan rakyat pecah bulan Februari.

Dia kemudian membelot ke kubu pemberontak.

Wartawan BBC Ian Pannell di Misrata yang dikuasai pemberontak mengatakan bergabungnya sang jenderal dipandang sebagai keberhasilan bagi kubu oposisi, tapi ada desas-desus bahwa dia masih menjalin hubungan dengan para pemimpin rezim Gaddafi.