BGN Bali Targetkan 507 Ribu Penerima Program Makan Bergizi Gratis Bali pada 2026
Badan Gizi Nasional (BGN) Bali menargetkan 507 ribu penerima Program Makan Bergizi Gratis Bali di tahun 2026, mencakup siswa, ibu hamil, menyusui, dan balita, dengan fokus pada peningkatan kualitas dan perluasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Badan Gizi Nasional (BGN) Bali telah menetapkan target ambisius untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Mereka menyasar 507 ribu penerima manfaat pada tahun 2026 mendatang. Program ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan gizi bagi kelompok rentan di seluruh Bali.
Koordinator BGN Provinsi Bali, Risca Christina, menyatakan angka tersebut realistis berdasarkan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah berdiri di Bali saat ini. Penerima manfaat mencakup siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Implementasi program ini dimulai pada awal tahun.
Pada hari pertama implementasi MBG, Kamis (8/1), jumlah penerima masih di bawah target, yaitu 182.782 orang. Hal ini disebabkan oleh SPPG baru yang masih dalam tahap uji coba operasional. BGN Bali terus berupaya mencapai target yang telah ditetapkan.
Tantangan Awal dan Perluasan Jangkauan Program MBG Bali
Risca Christina menjelaskan bahwa masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru yang belum beroperasi penuh. Beberapa SPPG masih dalam tahap uji coba, sehingga tak bisa langsung menyediakan 2.500 paket MBG. Pembatasan awal 1.000 paket per SPPG diterapkan, dengan peningkatan bertahap setiap minggu.
Meskipun target 507 ribu penerima telah ditetapkan, BGN Bali mengidentifikasi kebutuhan sebenarnya mencapai 1 juta penerima di seluruh Bali. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan setidaknya 355 SPPG. Namun, pembangunan SPPG menghadapi kendala signifikan.
Salah satu kendala utama adalah kesanggupan pengusaha untuk membangun SPPG dalam waktu 45 hari. Keterbatasan ini menghambat percepatan pembangunan fasilitas. Akibatnya, beberapa daerah masih memiliki jumlah SPPG yang minim.
Distribusi SPPG dan Target Penambahan di Bali
Saat ini, daerah seperti Denpasar, Jembrana, dan Tabanan memiliki jumlah SPPG yang relatif banyak, sekitar 23 unit. Denpasar menjadi wilayah dengan SPPG terbanyak, sementara Kabupaten Klungkung masih memiliki jumlah paling sedikit, yaitu tujuh SPPG. Bahkan di Pulau Nusa Penida, hanya ada satu SPPG reguler.
Untuk mencapai target sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis Bali, BGN Bali menargetkan penambahan 180 SPPG baru tahun ini. Penambahan ini akan tersebar di seluruh Bali. Upaya ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah.
Meskipun ada satu SPPG reguler di Nusa Penida dengan 3.000 penerima, daerah tersebut juga mencakup wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal). Hal ini menunjukkan tantangan distribusi dan aksesibilitas program di daerah-daerah sulit. BGN Bali berkomitmen untuk mengatasi disparitas ini.
Komitmen Kualitas dan Evaluasi Program MBG
Selain mengejar target jumlah penerima, BGN Bali juga berfokus pada peningkatan kualitas Program Makan Bergizi Gratis Bali. Risca Christina memastikan bahwa evaluasi rutin akan dilakukan terhadap SPPG. Tujuannya adalah untuk memastikan standar gizi dan kebersihan makanan tetap terjaga.
Evaluasi ini merupakan respons terhadap masalah yang ditemukan pada tahun 2025 lalu. Saat itu, BGN Bali mendapati menu makanan tidak sesuai angka kecukupan gizi yang ditetapkan. Bahkan, terdapat laporan mengenai penemuan ulat dalam makanan yang disajikan.
Insiden tersebut menjadi pelajaran berharga bagi BGN Bali. Mereka berkomitmen penuh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di tahun 2026. Dengan pengawasan ketat dan evaluasi berkelanjutan, diharapkan kualitas makanan yang disajikan akan lebih baik dan aman bagi penerima manfaat.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)























