Wakil Mendiktisaintek Tinjau Lokasi Sekolah Garuda di Lombok Timur, Pringgabaya Jadi Pilihan Utama
Wakil Mendiktisaintek Stella Christie meninjau lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Lombok Timur, memberikan harapan positif bagi Pringgabaya yang berpotensi menjadi pilihan utama karena lanskap unik dan potensi riset.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Stella Christie, baru-baru ini melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan ini berlangsung pada Sabtu, 22 November, dan bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan lokasi yang diusulkan. Fokus utama peninjauan adalah Kecamatan Pringgabaya, yang dinilai memiliki lanskap unik dan potensi besar untuk mendukung visi Sekolah Garuda.
Peninjauan ini menjadi langkah krusial dalam rencana pemerintah pusat untuk membangun 20 unit Sekolah Garuda di seluruh Indonesia, yang diharapkan dapat mencetak generasi muda unggul dan siap bersaing secara global. Empat unit di antaranya sudah dalam tahap pembangunan dan ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027. Keberadaan Sekolah Garuda di Lombok Timur diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyambut baik kunjungan Wakil Mendiktisaintek ini, melihatnya sebagai sinyal positif terhadap realisasi pembangunan Sekolah Garuda di wilayah mereka. Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menyampaikan harapan besar agar proyek ini dapat terwujud. Ia menekankan bahwa Sekolah Garuda memiliki multiplier effect yang signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal.
Analisis Lokasi dan Potensi Riset Sekolah Garuda
Stella Christie, Wakil Mendiktisaintek, menyatakan bahwa berdasarkan analisis awal, lokasi di Kecamatan Pringgabaya memiliki prospek yang sangat baik. Lanskapnya yang unik menjadi daya tarik tersendiri, namun perlu komunikasi lebih lanjut dengan tim Kementerian untuk melakukan analisis riset yang lebih mendalam. "Tapi, tentu saja kita tetap harus berkomunikasi dengan tim di Kemendiktisaintek untuk melihat dan menganalisa,” katanya.
Lombok Timur juga dikenal memiliki potensi rumput laut yang melimpah, dan hal ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengembangkan komoditas unggulan tersebut. Sekolah Garuda dirancang untuk memiliki aspek riset yang kuat, sehingga konektivitas antara lokasi sekolah dengan potensi rumput laut di Ekas menjadi catatan penting. Ini akan memungkinkan siswa dan peneliti untuk terlibat langsung dalam pengembangan potensi lokal.
Selain potensi rumput laut, keanekaragaman hayati di Kebun Raya Lemor juga disebut akan mendukung keberadaan Sekolah Garuda. Lingkungan yang kaya akan flora dan fauna ini dapat menjadi laboratorium alami bagi kegiatan riset dan pembelajaran. Integrasi potensi alam ini diharapkan dapat memperkaya kurikulum dan pengalaman belajar siswa di Sekolah Garuda Lombok Timur.
Visi dan Target Nasional Sekolah Garuda
Pemerintah pusat memiliki target ambisius untuk membangun 20 unit Sekolah Garuda baru di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, empat unit sudah dalam tahap pembangunan dan ditargetkan dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027. Sekolah-sekolah ini dirancang untuk menjadi institusi pendidikan unggulan yang fokus pada inovasi dan kesiapan kompetisi global.
Selain pembangunan unit baru, pemerintah juga memperkenalkan skema "Sekolah Garuda Transformasi". Skema ini bertujuan untuk mengubah SMA/MA yang sudah ada menjadi sekolah unggulan dengan standar dan kurikulum Sekolah Garuda. Inisiatif ini memungkinkan lebih banyak sekolah di berbagai daerah untuk mengadopsi model pendidikan yang inovatif dan berorientasi masa depan.
Tujuan utama dari seluruh program Sekolah Garuda adalah mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga unggul dalam inovasi dan siap menghadapi tantangan global. Kurikulum yang diterapkan akan menitikberatkan pada pengembangan keterampilan kritis, kreatif, dan adaptif, sehingga lulusannya mampu bersaing di pasar kerja internasional dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.
Harapan Pemerintah Daerah dan Dukungan Potensi Lokal
Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM Juaini Taofik, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap kemungkinan pembangunan Sekolah Garuda di wilayahnya. "Kami menangkap sinyal positif dengan kunjungan Wamendiktisaintek, harapan pemkab dan masyarakat Sekolah Garuda terbangun di Lombok Timur," ujarnya. Dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah sangat diharapkan agar rencana ini dapat terealisasi.
Dari dua lokasi yang diusulkan, Kecamatan Pringgabaya menjadi pilihan utama Wakil Mendiktisaintek. "Bu Wamen dengan tegas mengatakan akan pilih yang ada di Pringgabaya, karena punya view laut, view gunung, luasan cukup," kata Sekda. Keunggulan geografis ini dinilai sangat mendukung lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif bagi siswa Sekolah Garuda.
Keberadaan Sekolah Garuda di Lombok Timur diharapkan membawa dampak ekonomi yang signifikan melalui multiplier effect. Dengan fokus pada riset dan pengembangan potensi lokal seperti rumput laut, sekolah ini dapat menjadi pusat inovasi yang mendorong pertumbuhan industri dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Sinergi antara pendidikan unggulan dan potensi daerah menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)



















