Prabowo Tegaskan Pembenahan Direksi BUMN Secara Menyeluruh, Soroti Kinerja Tidak Sejalan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya pembenahan direksi BUMN secara menyeluruh menyusul kinerja yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan negara dan praktik tidak jujur, memicu pertanyaan tentang masa depan tata kelola perusahaan pelat merah.

Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penegasan ini disampaikan menyusul evaluasi kinerja sebagian direksi yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasional dan berpotensi merugikan negara.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat menghadiri peresmian Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin lalu. Ia menyoroti pentingnya integritas dan pengabdian dalam mengelola aset-aset negara demi kemajuan bangsa.
Langkah pembenahan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh BUMN dapat beroperasi secara efisien dan transparan. Presiden memberikan tugas khusus kepada Kepala Danantara dan beberapa menteri terkait untuk membersihkan semua BUMN dari praktik-praktik yang tidak jujur dan merugikan negara.
Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Direksi BUMN
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sejumlah BUMN yang masih mengalami kerugian. Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena direksi yang tetap meminta bonus atau tantiem meskipun perusahaan merugi, sebuah praktik yang dinilainya tidak etis.
Menurutnya, perilaku seperti itu menunjukkan kurangnya rasa malu dan tanggung jawab terhadap amanah yang diemban. "Sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu, 'ndablek' menurut saya," tegas Prabowo, menggambarkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut.
Prabowo menegaskan bahwa posisi di BUMN adalah bentuk pengabdian kepada negara, bukan sekadar mencari keuntungan pribadi. Oleh karena itu, ia meminta direksi yang merasa tidak sanggup menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan untuk segera mengundurkan diri.
Presiden meyakini banyak individu lain yang siap dan mampu menggantikan posisi tersebut dengan dedikasi penuh dan integritas tinggi. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk menempatkan orang-orang terbaik di posisi strategis BUMN.
Komitmen Swasembada Energi dan Hilirisasi Nasional
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo kembali menekankan arah kebijakan pemerintah menuju swasembada energi nasional. Ia menilai bahwa upaya ini selama ini terhambat oleh lemahnya kemauan dan adanya praktik tidak jujur di tingkat manajemen BUMN.
Presiden menyoroti adanya tindakan menipu atasan, bahkan hingga Presiden, demi keuntungan pribadi yang harus segera dihentikan. "Selama ini banyak di posisi manajemen, di posisi kritis membohongi atasan, menipu atasan, menipu Presiden untuk mencari keuntungan pribadi," ujarnya.
Kepala Negara menegaskan bahwa kekayaan negara harus dijaga secara serius karena merupakan modal utama untuk memperkuat bangsa. Pengelolaan yang baik akan membantu mengurangi kemiskinan dan kelaparan, serta mendorong pengembangan industri dan teknologi.
Selain itu, Prabowo juga menyinggung pentingnya dukungan pendanaan dalam pelaksanaan program hilirisasi. Ia optimis bahwa dengan pengelolaan yang baik dan tata kelola yang bersih, tujuan hilirisasi nasional dapat tercapai secara maksimal.
Menjaga Aset Negara untuk Kemajuan Bangsa
Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa kekayaan negara adalah aset berharga yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Pengelolaan yang serius sangat krusial untuk memperkuat fondasi bangsa di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Optimalisasi aset BUMN diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan kelaparan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat.
Selain itu, pengelolaan BUMN yang bersih dan profesional akan menjadi pendorong utama bagi pengembangan industri dan teknologi dalam negeri. Ini penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.
Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, Presiden Prabowo yakin bahwa program-program strategis seperti hilirisasi akan mendapatkan dukungan pendanaan yang memadai. Ini adalah kunci keberhasilan untuk mencapai kemandirian ekonomi dan kemajuan bangsa.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)

















