Kartu Indonesia Pintar (KIP): Akses Pendidikan untuk Keluarga Miskin
Kartu Indonesia Pintar (KIP) memudahkan akses bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.

Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan kartu identitas digital yang menjadi kunci akses terhadap Program Indonesia Pintar (PIP).
PIP sendiri merupakan program bantuan pendidikan pemerintah yang menargetkan anak usia sekolah (6-21 tahun) dari keluarga kurang mampu.
Meskipun seringkali dianggap sama, KIP dan PIP sebenarnya berbeda. PIP adalah program bantuannya, sedangkan KIP adalah kartu digital yang memfasilitasi penyaluran bantuan tersebut.
Mengenal Lebih Dekat Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) bertujuan mulia, yaitu meningkatkan akses pendidikan hingga jenjang pendidikan menengah atau wajib belajar 12 tahun.
Program ini secara efektif mencegah angka putus sekolah akibat kendala ekonomi dan membantu menarik kembali siswa putus sekolah agar melanjutkan pendidikannya. PIP memberikan bantuan dana pendidikan secara langsung kepada siswa yang memenuhi kriteria.
Siapa yang Berhak Menerima PIP?
Penerima bantuan PIP adalah siswa pemegang KIP yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. Kriteria penerima juga mempertimbangkan kondisi khusus, seperti anak yatim piatu, penyandang disabilitas, atau korban bencana alam.
Selain itu, siswa SMK jurusan pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, pelayaran, dan kemaritiman juga termasuk dalam kategori penerima PIP.
Besaran Bantuan PIP dan Cara Mendapatkannya
Besaran dana PIP bervariasi tergantung jenjang pendidikan. Untuk siswa SD/MI/Paket A, bantuan yang diberikan sebesar Rp450.000 per tahun. Siswa SMP/MTs/Paket B akan menerima Rp750.000 per tahun, sedangkan siswa SMA/SMK/MA/Paket C mendapatkan Rp1.000.000 per tahun. KIP digital didapatkan melalui sekolah dengan menggunakan aplikasi SIPINTAR. Siswa yang memenuhi kriteria PIP dan datanya terintegrasi dalam Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kemensos akan secara otomatis mendapatkan KIP.
Kegunaan Dana PIP dan Peran Sekolah
Dana PIP dapat digunakan untuk berbagai keperluan pendidikan, seperti biaya sekolah, seragam, buku, alat tulis, dan keperluan sekolah lainnya. Sekolah memegang peranan penting dalam proses pendaftaran siswa ke program PIP dan pendistribusian KIP digital. Selain itu, sekolah dan pemerintah daerah juga bertanggung jawab dalam mengawasi dan memastikan penyaluran dana PIP tepat sasaran.
KIP Kuliah: Program Pendukung Pendidikan Tinggi
Sebagai informasi tambahan, terdapat program serupa untuk mahasiswa yang kurang mampu, yaitu KIP Kuliah. Program ini memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Inisiatif Pemerintah
Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan inisiatif pemerintah yang sangat penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan bantuan dana PIP dan kemudahan akses melalui KIP, diharapkan semakin banyak anak Indonesia yang dapat meraih cita-citanya melalui pendidikan yang layak. Informasi ini valid per November 2023 dan dapat berubah sewaktu-waktu.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)





















